Warta Event, Jakarta– Setiap manusia memiliki hak yang sama, tidak terkecuali anak anak penyandang disabilitas, Autis dan Syndrone sekalipun. Walau memiliki keterbatasan fisik, mereka selayaknya diakui keberadaannya tanpa dibedakan dengan keterbatasan fisiknya.
Kalimat tersebut lugas disampaikan oleh Ria Rasyim dari Komunitas Cahaya Anak Bangsa (CAB), ketika menggelar acara “Berbagi Keceriaan Dengan Penyandang Disabilitas, Autis dan Syndrome”, di Jl. Bangka Raya, Jakarta Selatan.
Kepada media, perempuan yang akrab disapa Kak Ria itu mengaku, jika keberadaan para penyandang disabilitas, Autis dan Syndrome masih dinomorduakan oleh masyarakat. Dan mereka jarang sekali diajak berinteraksi secara sosial, ” Disinilah peran Cahaya Anak Bangsa untuk aktif mengajak mereka jalan jalan dan berinteraksi dengan dunia anak anak yang sesungguhnya”, tutur Ria.
Ide kegiatan ini karena kerap melihat aktivitas Nana Diana, salah satu pengajar anak anak autis, yang kerap membawa mereka diajak melihat dunia luar. Nana merasa ada kegalaun terhadap dunia mereka yang malah banyak disembunyikan oleh orang tuanya. Karena itu, alumni SLTA Se-DKI Jakarta membentuk Komunitas Cahaya Anak Bangsa untuk mengakomodir mereka.
Padahal lanjut Ria, tidak sedikit para penyandang disabilitas, Autis dan Syndrome yang memiliki kemampuan setara atau bahkan diatas rata-rata orang normal dalam suatu bidang kejuruan. ” Seperti salah satu keponakan saya yang mengalami syndrome, bisa sukses menari hingga keluar negeri,” tambah Ria yang berprofesi sebagai Lawyer.
Namun, stigma negatif, yang menyebutkan para penyandang disabilitas, Autis dan Syndrome memiliki keterbatasan kemampuan, masih mengerucutkan pola pikir masyarakat terhadap mereka sebagai masyarakat kelas dua.
“Hal ini yang harus dirubah, mulai dari pemerintah hingga masyarakat harus memberikan kesempatan kepada mereka, untuk dapat mengakses layanan umum seperti transportasi, kesehatan maupun pendidikan harus didapatkan,” tegas Ria.
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Paradigma pembangunan pariwisata Indonesia dinilai telah bergeser dari sekadar mengejar jumlah kunjungan wisatawan menuju penciptaan pengalaman yang… Read More
KARANGANYAR, WARTAEVENT.com – Pembangunan sektor pariwisata dinilai perlu bergeser dari pendekatan yang berorientasi pada infrastruktur menuju model yang menempatkan masyarakat… Read More
KULON PROGO, WARTAEVENT.com – Libur sekolah menjadi momen yang dimanfaatkan banyak keluarga untuk menikmati waktu bersama. Menjawab tren tersebut, MORAZEN… Read More
KUNINGAN, WARTAEVENT.com – Liburan sekolah tak lagi sekadar menginap di hotel. Konsep family staycation kini berkembang menjadi pengalaman yang menggabungkan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – PT Kanomas Arci Wisata resmi meluncurkan Kanomas Umroh & Leisure Distribution Platform, sebuah platform digital terintegrasi yang… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Gaia Music Festival (GMF) 2026 resmi diumumkan melalui konferensi pers yang digelar di Habitate Jakarta pada Selasa… Read More
Leave a Comment