WARTAEVENT.com – Ngawi. Efek pandemi yang saat ini memaksa kita untuk membatasi aktivitas di luar rumah, berbelanja online adalah salah satu pilihan yang cerdas. Menurut survey dari Badan Pusat Statistik 9 dari 10 orang yang memilih untuk belanja online di tahun 2020.
Pertumbuhan sektor marketplacedi Indonesia tahun 2021 ini juga sangat pesat. Tinjauan big data yang ditertibkan oleh BPS mengestimasi sektor e-commercedi Indonesia di bulan April 2020 menjual 10.7X lebih banyak barang dibandingkan bulan Januari 2020.
Eka Rini Widya Astuti, Ketua Program Studi S1 Desain Komunikasi Visual ITSNU Pasuruan, saat menjadi pembicara dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (08/07/2021) mengatakan, erbelanja di marketplaceadalah salah satu kegiatan yang sangat memudahkan kita dalam mendapatkan barang-barang yang kita butuhkan.
“Namun berbelanja online mempunyai beberapa risiko seperti penipuan pada toko online yang tidak terpercaya, pencurian data saat pembayaran menggunakan koneksi Wi-Fi public, maraknya toko online, website, dan email penawaran produk palsu, dan menerima barang yang tidak sesuai dengan deskripsi pada iklan,” tambahnya.
Aktivitas belanja online juga bisa mengancam keamanan jika tidak dilakukan secara hati-hati. Agar terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan, beberapa tips penting berikut ini: cari tahu reputasi penjual, cek ulasan produk, baca deskripsi produk, cermati syarat dan ketentuan, hindari transfer langsung, simpan bukti pembayaran, pastikan keamanan perangkat, apakah harganya masuk akal, dan cek paket dan hilangkan jejak data.
“Memastikan langkah-langkah dalam berbelanja secara online penting dilakukan. Dengan mengikutinya, hal-hal yang tidak diinginkan bisa dihindari demi kenyamanan dan keamanan bertransaksi secara daring,” imbuhnya.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (8/7/2021) yang menghadirkan pembicara, Jatmiko Fitri Hamzah (Ketua Relawan TIK Magetan), Jean Christy Sihotang (Thecher at Ora et Labora Senior High School), Shahril Shahputra Aziz (Business Devepolment Online & Former Patner Growth Lead at Midtrans (Gojek Group)), dan Rismaya Nikmatul sebagai Key Opinian Leader.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama,
Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital. [*]
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Jabra melengkapi lini perangkat kerja hibrida dengan menghadirkan Jabra PanaCast Room Kit, sistem kolaborasi ruang rapat yang… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Jabra memperkenalkan seri headset Jabra Evolve3 sebagai solusi terbaru untuk mendukung gaya kerja hibrida yang kian populer.… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Swiss-Belhotel International memperkenalkan aplikasi mobile sebagai bagian dari strategi transformasi digital untuk meningkatkan pengalaman tamu secara menyeluruh.… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Artotel Group resmi membuka Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated (PRS) di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.… Read More
BANTUL, WARTAEVENT.com — Proses mediasi perkara dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terkait pelaksanaan Munas VIII KAUMY di Pengadilan Negeri Bantul… Read More
CIBUBUR, WARTAEVENT.com — Tren kerja fleksibel mendorong industri perhotelan menghadirkan konsep menginap yang lebih adaptif. Menjawab kebutuhan tersebut, ARTOTEL Living… Read More
Leave a Comment