WARTAEVENT.com – Tuban. Saat sedang butuh dana mendesak, pinjaman online langsung cair hadir sebagai penolong bagi masyarakat yang ada di kota-kota besar hingga kota kecil. Sesuai dengan namanya, pinjaman uang online langsung cair merupakan jenis pinjaman yang dilakukan secara online, baik itu melalui situs website maupun aplikasi yang bisa di-download lewat PlayStore.
“Platform keuangan berbasis digital tersebut memang akhir-akhir ini tengah dilirik oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Penyebab utamanya tak lain karena pinjaman online menyuguhkan layanan kredit yang tak mampu dipenuhi oleh pinjaman konvensional,” ungkap Bambang Supriyanto, Guru TKJ SMKN 1 Tambakboyo, saat menjadi pembicara dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Kamis (29/7/2021).
Bambang menjelaskan, dewasa ini, perusahaan fintech yang menawarkan jasa pinjaman online semakin merebak dan menjamur. Ada banyak sekali platform online yang menjajakan layanan pinjol ini kepada masyarakat dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Hal ini secara tidak langsung membuat pinjaman online menjadi platform kredit digital yang semakin populer dan mudah untuk didapatkan.
“Tapi, di balik segala keunggulan yang dimilikinya, Anda tetap harus bersikap waspada. Pasalnya, kalau sampai terjebak pada layanan ilegal, data pribadi dan kondisi keuangan terancam untuk terjerumus bak berada di ujung jurang yang terjal. Untuk itu, pastikan untuk selalu memilih platform atau layanan pinjaman resmi dan terdaftar OJK,” jelasnya.
Kelebihan Pinjaman Online:
Kekurangan Pinjaman Online:
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKomInfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Kamis (29/7/2021) juga menghadirkan pembicara Zaini Miftah (Dosen Universitas NU Sunan Giri Bojonegoro), Tiurida Lily Anita (Faculty Member at Binus University & Assesor Hotel and Restaurant at BNSP), Danis Kirana (Co-Founder Dako Brand & Communication), dan Angel Rosefia sebagai Key Opinion Leader.
Gerakan Nasional untuk Indonesia #MakinCakapDigital ini berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills). Dan melibatkan 110 lembaga juga komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital.
Kegiatan yang diadakan di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten ini dilaksanakan secara virtual berbasis webinar. Dengan menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Dengan maksud dan tujuan utamanya membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital. (*)
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren work from café dan pola kerja fleksibel terus berkembang di kalangan pekerja urban dan mahasiswa. Melihat… Read More
YOGYAKARTA, WARTAEVENT.com — Momentum libur pertengahan tahun dimanfaatkan pelaku industri hospitality untuk menghadirkan pengalaman wisata yang lebih praktis dan terintegrasi.… Read More
MAKASSAR, WARTAEVENT.com — Extrajoss Ultimate kembali memperluas pendekatan lifestyle marketing dengan menghadirkan “Extrajoss Ultimate Takeover Makassar” di kawasan Jalan Jend.… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren personal color analysis semakin mendapat tempat di kalangan urban, terutama generasi muda yang menjadikan warna sebagai… Read More
SURABAYA, WARTAEVENT.com – Kota Surabaya kembali dipilih sebagai kota pembuka rangkaian roadshow nasional Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026. Pameran kopi… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Archipelago Hotels memperluas ekspansi bisnisnya di Sumatra dengan membuka fave+ hotel Lampung, pertengahan Mei 2026. Kehadiran hotel… Read More
Leave a Comment