Event

DR. Hassan Wirajuda: “Prof. Ahmad Subardjo Adalah Pejuang Kemerdekaan Bangsa dan Salah Satu Pendiri Bangsa

JAKARTA, WARTAWEVENT.COM. Yayasan Ahmad Subardjo pada tanggal 29 Agustus 2026 meluncurkan edisi kedua buku autobiografi Ahmad Subardjo berjudul Kesadaran Nasional di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

Peluncuran buku tersebut mendapatkan sambutan positif dari Kementerian Luar Negeri RI, mantan Menlu Dr. Hassan Wirajuda, Dr. Rushdy Hoesein, M.Hum (sejarawan dan dokter; Pembina Komunitas Historia Indonesia), Dubes Teuku Moh. Hamzah Thayeb, dan Asep Kambali, S.Pd., M.I.K (Sejarawan; Pendiri Komunitas Historia Indonesia (KHI); Dewan pakar Komite Memori Kolektif Bangsa (MKB) Arsip Nasional RI).

Dipandu oleh Amanda Katili Niode, Ph.D,Acara yang berlangsung tiga jam tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat Kemlu RI, Kemenbud RI, Kemensos tokoh sejarah, akademisi, diplomat, budayawan, pemerhati sejarah, media, komunitas sejarah dan kebangsaan, generasi muda, serta undangan lainnya.

Baca Juga : Menlu Sugiono Kukuhkan Kepengurusan ICWA 2025-2027 di Kantor Kemlu

Buku setebal 700 halaman tersebut memuat perjalanan hidup serta kiprah Ahmad Subardjo, termasuk perannya dalam sejarah perjuangan dan diplomasi Indonesia pada masa awal kemerdekaan. Sebelumnya, cetakan pertama buku ini telah rilis pada tahun 1978 setebal 586 halaman.

Sambutan Dirjen IDP Kemlu Heru Subolo

Mewakili Menlu RI Sugiono yang sedang menjalankan tugas di luar negeri, Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik (IDP) Kemlu Heru Hartanto Subolo dalam pidato sambutannya menyampaikan apresiasi dan selamat kepada Yayasan Ahmad Subardjo, keluarga besar Bapak Ahmad Subardjo, para penulis, peneliti, serta seluruh pihak yang telah menghadirkan kembali edisi kedua otobiografi “Kesadaran Nasional”.

Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kemlu Heru Hartanto Subolo memberikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Yayasan Ahmad Subardjo atas peluncuran kedua Buku ”Kesadaran Nasional”, 29 Agustus 2026.

”Buku ini bukan sekadar dokumentasi perjalanan hidup seorang tokoh”, kata Dirjen IDP Heru Subolo. ”Ini adalah jembatan yang menghubungkan sejarah perjuangan diplomasi Indonesia dengan tantangan diplomasi kita hari ini dan masa depan”.

Menurut Heru, dari Menlu Ahmad Subardjo kita belajar bahwa diplomasi membutuhkan kecintaan kepada tanah air, keberanian memperjuangkan kepentingan nasional, keteguhan prinsip, sekaligus keterbukaan untuk membangun hubungan dan kerja sama dengan bangsa lain.

Baca Juga : Indonesia Harus Membangun Kredensial sebagai Honest Broker untuk Menjadi Bridge Builder

”Warisan beliau juga tercermin dalam perhatian terhadap pembangunan sumber daya manusia diplomasi. Pendirian Akademi Dinas Luar Negeri pada tahun 1949 menjadi salah satu tonggak awal pendidikan diplomat Indonesia, yang kemudian berkembang dan melahirkan generasi demi generasi diplomat yang mengabdi untuk Indonesia”, kata Dirjen Heru.

Karena itu, bagi keluarga besar Kementerian Luar Negeri, Ahmad Subardjo bukan hanya bagian dari sejarah bangsa. ”Beliau adalah bagian dari DNA diplomasi Indonesia” pungkas Dirjen Heru.

Kementerian Luar Negeri, khususnya Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, menyambut baik dan siap bekerja sama dengan Yayasan Ahmad Subardjo untuk memperkenalkan pemikiran dan keteladanan beliau kepada generasi muda, antara lain melalui forum ”Ngobrol Asik (Ngobras)” Diplomasi, sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi diplomasi dan keterlibatan generasi muda.

Page: 1 2 3 4

redaksi

Leave a Comment

Recent Posts

Penyelengaraan WCCE 2026: Jakarta Dorong Ekonomi Kreatif Masuk Agenda Global

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Indonesia bersiap menjadi tuan rumah World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 pada 21–23 Oktober mendatang. Konferensi… Read More

5 hours ago

ESSE POP Rayakan Satu Dekade dengan Musik dan Budaya Urban

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Musik, budaya populer, dan gaya hidup urban menjadi bagian dari perayaan satu dekade ESSE POP melalui event… Read More

5 hours ago

Diskusi Meriah Tentang Diplomasi Kebudayaan oleh Kemlu RI, ICWA dan FPCI Chapter Unpad

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Sebanyak 45 mahasiswa yang tergabung dalam Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Chapter Universitas Padjadjaran (Unpad) mengadakan… Read More

10 hours ago

Perkuat Pariwisata Banyuwangi, InJourney Gelar Event Gandrung Sewu pada Malam Hari

BANYUWANGI, WARTAEVENT.com – Pertunjukan kolosal Gandrung Sewu 2026 akan menghadirkan pengalaman baru dengan konsep malam hari pada (24/10/2026) mendatang. Inovasi… Read More

14 hours ago

Bupati Wonosobo Harap ARTOTEL Wanasaba Perkuat Ekosistem Pariwisata Daerah

WONOSOBO, WARTAEVENT.com — Pengembangan pariwisata tidak cukup mengandalkan keindahan alam dan daya tarik destinasi. Ketersediaan akomodasi yang representatif, kualitas pelayanan,… Read More

1 day ago

Resmi Dibuka, ARTOTEL Wanasaba Hotel Bergaya Seni dan Ikonik di Wonosobo

WONOSOBO, WARTAEVENT.com — Artotel Group memperluas portofolio hotelnya di Jawa Tengah dengan meresmikan ARTOTEL Wanasaba. Berlokasi di Jalan A. Yani… Read More

1 day ago