Film

Film Horor “Songko” Angkat Legenda Minahasa, Hadirkan Teror yang Dekat dan Mencekam

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Rumah produksi Dunia Mencekam Studio bersama Santara resmi menggelar gala premiere film horor Songko di Metropole XXI. Film ini menghadirkan kisah kelam yang diangkat dari legenda masyarakat Minahasa, tentang ketakutan, tuduhan, dan kehancuran sebuah desa akibat kemunculan makhluk misterius yang mengincar darah suci perempuan muda.

Mengambil latar tahun 1986 di sebuah desa di Tomohon, Minahasa, Songko mengisahkan rangkaian kematian misterius yang menimpa perempuan-perempuan muda. Teror tersebut diyakini berasal dari sosok makhluk bernama Songko, yang dipercaya datang untuk mencari kekekalan. Ketakutan pun perlahan berubah menjadi kepanikan massal yang merusak kepercayaan antar warga.

Baca Juga : KAFIR Gerbang Sukma, Teror Dendam Lama Kembali Menghantui

Salah satu keunikan produksi film ini terletak pada pembangunan set yang dilakukan secara khusus di kaki Gunung Lokon, Tomohon. Dari lahan kosong, tim produksi membangun sebuah desa lengkap sebagai lokasi utama cerita. Set tersebut bahkan masih berdiri hingga kini dan kerap dikunjungi masyarakat sebagai spot foto, meninggalkan jejak nyata dari proses produksi film.

Komitmen terhadap keaslian juga tercermin dari keterlibatan talenta lokal. Sekitar 60% cast dan crew berasal dari Manado dan sekitarnya, menjadikan film ini sebagai kolaborasi kuat antara sineas nasional dan kreator daerah.

Dari sisi riset, Santara melakukan pendekatan mendalam untuk menjaga autentisitas cerita. Produser kreatif Avandrio Yusuf terlibat langsung dalam menggali akar legenda melalui wawancara dengan kepala adat, warga Tomohon, serta masyarakat Manado. Riset ini menjadi dasar dalam pengembangan visual sosok Songko, desain kostum, penggunaan bahasa, hingga atmosfer desa dalam film.

Baca Juga : Pencarian Terakhir: Misteri Gunung Sarangan yang Kembali Buka Luka Lama

Pendekatan tersebut membuat Songko tidak hanya hadir sebagai film horor, tetapi juga sebagai representasi budaya yang kuat dan autentik.

Page: 1 2

Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

Penyelengaraan WCCE 2026: Jakarta Dorong Ekonomi Kreatif Masuk Agenda Global

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Indonesia bersiap menjadi tuan rumah World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 pada 21–23 Oktober mendatang. Konferensi… Read More

12 hours ago

ESSE POP Rayakan Satu Dekade dengan Musik dan Budaya Urban

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Musik, budaya populer, dan gaya hidup urban menjadi bagian dari perayaan satu dekade ESSE POP melalui event… Read More

12 hours ago

Diskusi Meriah Tentang Diplomasi Kebudayaan oleh Kemlu RI, ICWA dan FPCI Chapter Unpad

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Sebanyak 45 mahasiswa yang tergabung dalam Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Chapter Universitas Padjadjaran (Unpad) mengadakan… Read More

18 hours ago

Perkuat Pariwisata Banyuwangi, InJourney Gelar Event Gandrung Sewu pada Malam Hari

BANYUWANGI, WARTAEVENT.com – Pertunjukan kolosal Gandrung Sewu 2026 akan menghadirkan pengalaman baru dengan konsep malam hari pada (24/10/2026) mendatang. Inovasi… Read More

21 hours ago

Bupati Wonosobo Harap ARTOTEL Wanasaba Perkuat Ekosistem Pariwisata Daerah

WONOSOBO, WARTAEVENT.com — Pengembangan pariwisata tidak cukup mengandalkan keindahan alam dan daya tarik destinasi. Ketersediaan akomodasi yang representatif, kualitas pelayanan,… Read More

1 day ago

Resmi Dibuka, ARTOTEL Wanasaba Hotel Bergaya Seni dan Ikonik di Wonosobo

WONOSOBO, WARTAEVENT.com — Artotel Group memperluas portofolio hotelnya di Jawa Tengah dengan meresmikan ARTOTEL Wanasaba. Berlokasi di Jalan A. Yani… Read More

2 days ago