Categories: News

Hindari Cyberbullying, Kenali Lebih Jauh

WARTAEVENT.COM, Kab. Situbondo – Perundungan siber atau yang sering disebut cyberbullying, menjadi jenis perundungan yang semakin banyak terjadi di masyarakat modern saat ini. Perundungan sendiri didefinisikan sebagai segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan secara sengaja oleh satu atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lainnya.

Cyberbullying adalah perilaku agresif berulang kepada orang lain dengan memanfaatkan teknologi. Pelaku melakukan intimidasi kepada korbannya dengan cara mengancam, melecehkan, dan mempermalukan mereka. Karena berbasis teknologi, maka jangkauan dari cyberbullying juga sangatlah luas alias tidak terbatas,” ujar Nur Holifatuz Zahro, Kepala UPT Perpustakaan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo, saat menjadi pembicara dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Senin (26/7/2021).

Kebanyakan cyberbullying berkaitan dengan persoalan jenis kelamin, orientasi seksual, ras, agama, suku, dan perbedaan fisik seseorang. Hal-hal itulah yang kemudian dijadikan sebagai bahan untuk melakukan diskriminasi. Maka dari itu tidak heran jika aktivitas ini menjadi bentuk pelanggaran hukum yang harus berurusan dengan pihak berwajib.

“Beberapa contoh kasus cyberbullying yang banyak dijumpai adalah kegiatan memposting informasi pribadi orang lain baik dalam bentuk gambar atau video dengan tujuan mempermalukan dan menyakiti orang tersebut. Ada juga yang berupa ancaman dan umpatan kasar melalui pesan yang memang sudah diperhitungkan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, rata-rata pelaku kasus cyberbullying sangat sulit untuk dilacak, karena biasanya selalu anonim. “Diskriminasi yang dilakukan pun semakin mudah, karena pelakunya tidak harus bertatapan langsung dengan korban. Dengan begitu tindak diskriminasi yang terjadi semakin besar dan merugikan korban,” katanya.

Khusus untuk cyberbullying, beberapa tindakan pencegahan yang bisa dilakukan seperti manfaatkan fitur di medsos, berbicara dan laporkan, menghentikan siklus bullying, dan berkumpul dengan lingkar pertemanan positif.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKomInfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Senin (26/7/2021) yang menghadirkan pembicara Muhajir Sulthonul Aziz (Ketua Relawan TIK Surabaya), Tiurida Lily Anita (Faculty Member – Subject Content Specialist Binus University, Hotel Management), Dini Noor Aini (Dosen Tetap FISIP Universitas Abdurachman Saleh Situbondo – UNARS), dan Richo Firmansyah sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

redaksi

Leave a Comment

Recent Posts

Hearticulate : Seni Jadi Ruang Ekspresi Emosi Lewat Kampanye Kesehatan Mental Gen Z

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Kesadaran generasi muda terhadap pentingnya kesehatan mental terus meningkat. Seiring berkembangnya isu tersebut, kebutuhan akan ruang aman… Read More

7 hours ago

Menu Baru Restoran Ini Hadirkan Cita Rasa Nusantara dan Pilihan Keluarga Lengkap

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Pengalaman berkunjung ke pusat perabot rumah kini tak lagi hanya soal berbelanja. Bagi banyak orang, menikmati hidangan… Read More

18 hours ago

Pariwisata Berbasis Pengalaman Dorong Transformasi Destinasi Wisata Indonesia Berkelanjutan

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Paradigma pembangunan pariwisata Indonesia dinilai telah bergeser dari sekadar mengejar jumlah kunjungan wisatawan menuju penciptaan pengalaman yang… Read More

3 days ago

Desa Adalah Panggung Utama Pariwisata Karanganyar

KARANGANYAR, WARTAEVENT.com – Pembangunan sektor pariwisata dinilai perlu bergeser dari pendekatan yang berorientasi pada infrastruktur menuju model yang menempatkan masyarakat… Read More

3 days ago

Musim Libur Sekolah MORAZEN Yogyakarta Tawarkan Pengalaman Family Staycaation

KULON PROGO, WARTAEVENT.com – Libur sekolah menjadi momen yang dimanfaatkan banyak keluarga untuk menikmati waktu bersama. Menjawab tren tersebut, MORAZEN… Read More

4 days ago

Staycation Keluarga Padukan Edukasi Kreativitas dan Kebersamaan Selama Liburan Sekolah

KUNINGAN, WARTAEVENT.com – Liburan sekolah tak lagi sekadar menginap di hotel. Konsep family staycation kini berkembang menjadi pengalaman yang menggabungkan… Read More

4 days ago