Havas mengimbau pemangku kepentingan untuk terus mengikuti perkembangan perubahan EUDR hingga berlaku pada tahun depan. Untuk diketahui, implementasi EUDR akan menghambat ekspor tujuh komoditas lokal ke Eropa, yakni kakao, kopi, CPO, kopi, dan kayu. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mendata kebijakan tersebut dapat menggerus nilai perdagangan ke Benua Biru hingga US$ 7 miliar.
Disebutkan pula bahwa akhir-akhir ini Kemlu telah pula mengkoordinasikan kunjungan asosiasi pengusaha komoditi ke negara-negara Eropa Barat. Tujuannya adalah untuk berkomunikasi langsung dengan kelompok Eropa yang merupakan pengimpor produk komoditas Indonesia. Dari diskusi di Eropa, ternyata para pebisnis Eropa dapat mengetahui dampak Peraturan Uni Eropa tentang Deforestasi (EUDR) yang merugikan petani Indonesia.
Baca Juga : Paparan ICWA di Depan Para Siswa Sekolah Diplomatik India di Kedutaan Besar India
Dijelaskan lebih lanjut oleh Havas bahwa Kemlu telah membentuk “Task Force on Trade Issues”. Kelompok ini terdiri dari Wamenlu, Wamenkeu, Wamenperdag dan Wamenperin, dsb. Dari diskusi dan kenyataan di lapangan ternyata domestic consumption barang-barang produk Indonesia semakin meningkat, yaitu mencapai 60%.
Dalam diskusi tentang berbagai masalah yang merupakan tanggung jawabnya Wamen Havas bersedia untuk memberikan share secara berkala ke forum ICWA seperti: BRICS, Kebijakan Uni Eropa tentang Deforestasi (EUDR), wilayah teritorial RI, hukum laut, dan lainnya.
”Jadi … menurut saya ICWA ini merupakan suatu forum yang sangat strategis dan akan meningkatkan peran serta Indonesia pada dunia internasional”, kata Havas.
Diakhir diskusi Wamen Havas membagikan buku kepada para Pengurus ICWA yang berisi tulisan hasil observasi dari berbagai pengalamannya selaku perunding dan pengamat dalam bidang hubungan internasional. Buku yang berjudul ”Kedaulatan Indonesia”: Dalam Hubungan Antarbangsa itu diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk kajian yang lebih komprehensif dan tajam dari para generasi muda.
Baca Juga : Menlu Sugiono Kukuhkan Kepengurusan ICWA 2025-2027 di Kantor Kemlu
Sebagaimana harapan yang disampaikan Menlu RI tanggal 16 Januari 2025, Wamenlu Havas menginginkan agar ICWA dapat menjadi forum untuk mengedukasi, mendiseminasi dan menginformasi kepada semua khalayak mengenai kebijakan-kebijakan luar negeri yang diambil RI kemudian hubungan-hubungan internasional yang ICWA miliki termasuk upaya untuk menyerap diskursus-diskursus yang berkembang pada masyarakat terkait hubungan internasional Indonesia. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Page: 1 2
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Upaya pelestarian budaya Betawi terus dilakukan dengan pendekatan yang lebih dekat kepada generasi muda. Salah satunya melalui… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri perhotelan terus menghadirkan berbagai inovasi untuk menarik minat pasangan yang tengah merencanakan pernikahan. Salah satu tren… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Audi Indonesia terus memperkenalkan karakter The New Audi Q5 Sportback sebagai interpretasi terbaru kemewahan modern melalui SUV… Read More
CIBUBUR, WARTAEVENT.com – ARTOTEL Living World Kota Wisata Cibubur menghadirkan dua kreasi minuman spesial melalui Sitro All Day Dining dan… Read More
SURABAYA, 21 Juni – Dalam peringatan International Yoga Day yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar India di Jakarta dan Konsulat India… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Tren bar bertema sejarah dan pengalaman imersif terus berkembang di Jakarta. Menangkap momentum tersebut, House of Tugu… Read More
Leave a Comment