Categories: News

Indonesia dan Kepemimpinan di ASEAN

E. Perubahan iklim dan Pendidikan 

Negara-negara ASEAN meskipun bukan pelopor kerusakan lingkungan dunia tetapi memberikan kontribusi yang penting bagi pengurangan pencemaran. Menurut  laporan ASEAN Cooperation on Climate Change (ASEAN State of Climate Change Report).September 2021, beberapa negara termasuk Indonesia telah memberikan komitmen untuk mengurangi emisi sebesar 26% dari skenario Business as Usual (BAU) tahun 2020. Indonesia bahkan bisa mengurangi lagi sampai 41% jika dibantu donor internasional. 

Area penting lainnya adalah sektor pendidikan. Sebagai kawasan yang potensi SDM besar ASEAN harus meneruskan prakarsa-prakarsanya untuk mengadakan kerjasama antar institusi pendidikan. Dalam hal ini patut segera dimulai pengadaan riset bersama dan meningkatkan tukar menukar pelajar serta mahasiswa melalui program sistem transfer kredit dan mekanisme terkait lainnya. 

Penutup

Upaya Indonesia untuk membuat ASEAN berkiprah telah terbukti. Selain kawasan Asteng menjadi aman dan terjadi pertumbuhan ekonomi, juga kemakmuran regional. Itulah yang membuat kawasan Asia Tenggara menjadi salah satu mesin pertumbuhan dunia. 

Pandangan Menlu Retno Marsudi 4 (empat) tahun yang lalu saat berpidato memperingati 50 tahun hari lahirnya ASEAN di Manila adalah “ASEAN’s success can be seen from our peaceful and stable region with economic growth above the world average”.

Menurut saya pernyataan itu kian relevan. Kata kunci disini adalah aktif. Menurut Max Walden (Foreign Affairs, 4 Desember 2021) Presiden Jokowi adalah “a leading statesman on the regional state”. Tentu hal ini tidak bisa diraih sekejap. Evolusi perjuangan dengan determinasi yang kuat, menurut penilaian Walden. 

Saya berharap hal-hal diatas dapat menambah insight generasi muda. Indonesia adalah negara besar yang keberadaannya dipahami secara utuh oleh negara-negara lain di dunia. Tidak saja potensi ekonomi, sikap politik, sumber daya alam tetapi juga SDM yang saya ajak diskusi tanggal 5 Desember pekan lalu. Saya yakin Duta Muda ASEAN Indonesia siap membantu kawasan tercinta ini, dengan pemikiran yang jauh melebihi regional. Pesan saya cuma satu. Jangan berhenti belajar. [*]

  • Penulis : Bagas Hapsoro I Dubes RI untuk Kerajaan Swedia merangkap Republik Latvia (2016-2020)

Page: 1 2 3 4 5

Tags: #ASEAN
Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

Gugatan Hasil Munas KAUMY VIII Mulai Disidangkan di Bantul

BANTUL, WARTAEVENT.com — Sidang perdana gugatan terhadap hasil Musyawarah Nasional (Munas) VIII Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) digelar di… Read More

2 weeks ago

Spirit Rainforest Hadirkan Eksplorasi Budaya Dayak di Bali

BADUNG, WARTAEVENT.com — Apa jadinya jika hutan hujan Kalimantan “dihidupkan” di Bali? Hotel Tugu Bali menghadirkan pengalaman budaya bertajuk Spirit… Read More

2 weeks ago

Instalasi Lilin Hiasi ARTOTEL Harmoni Jakarta Saat Earth Hour

JAKARTA, WARTAEVENT.com — ARTOTEL Harmoni Jakarta berpartisipasi dalam gerakan global Earth Hour dengan memadamkan lampu selama satu jam pada Sabtu… Read More

2 weeks ago

FOX LITE Hotel Majalaya Berkolaborasi dengan Owwmy Crocket Tanamkan Nilai Kreativitas Anak

MAJALAYA, WARTAEVENT.com — Program kolaboratif FOX COLLAB kembali menghadirkan kegiatan inspiratif yang menggabungkan kreativitas, edukasi, dan kepedulian sosial melalui rangkaian… Read More

2 weeks ago

100 Tahun Ingvar Kamprad, IKEA Catat Gaya Hidup Modern Multifungsional

JAKARTA, WARTAEVENT.com – IKEA Indonesia meninjau relevansi pemikiran pendirinya, Ingvar Kamprad, dalam menjawab kebutuhan hunian masyarakat modern, bertepatan dengan peringatan… Read More

2 weeks ago

Libur Lebaran, Menteri Ekraf Tinjau Kawasan Kreatif Blok M

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf), Teuku Riefky Harsya, meninjau kawasan Blok M sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif saat… Read More

2 weeks ago