News

Indonesia Harus Membangun Kredensial sebagai Honest Broker untuk Menjadi Bridge Builder

Dirjen Santo Darmosumarto berharap diskusi hari ini dapat menghasilkan pemikiran-pemikiran yang konstruktif dan rekomendasi kebijakan yang relevan. Tidak hanya dalam memahami dinamika kawasan tetapi juga dalam memperkuat posisi Indonesia dalam merespon tantangan global secara strategis dan terukur.

Politik luar negeri pembentukannya harus dilakukan dengan melakukan konsultasi kepada segenap stakeholders yang ada di Indonesia. Adakah peluang Indonesia sebagai honest broker dan bridge builder dalam mendukung tercapainya stabilitas perdamaian dan keamanan internasional. Hari ini kita bahas secara bersama dan inklusif. Apa yang perlu dilakukan untuk memaksimalkan kapasitas diplomasi Indonesia dalam kaitan tersebut.

Baca Juga : ICWA Apresiasi Pidato Presiden Prabowo, Indonesia Tegaskan Peran Global

Dalam paparannya, Dr. Nasir Tamara menjelaskan bahwa dalam membaca Iran dari Akar Revolusi 1979: “Jangan Lawan Iran Pakai Logika Barat”.

Sebagai satu-satunya wartawan Indonesia yang ikut pesawat Khomeini 1979, Nasir selalu menekankan: Iran tidak bisa diukur dengan kalkulasi ekonomi/militer biasa.

Baca Juga : Paparan ICWA di Depan Para Siswa Sekolah Diplomatik India di Kedutaan Besar India

Dengan memperhatikan teori ”Geopolitik” Samuel Huntington: ”Ini bukan sekadar nuklir, tetapi benturan peradaban dan energi”. Sebagai murid Samuel Huntington di Harvard, Nasir Tamara melihat perang AS-Iran sebagai beberapa lapis, yaitu: peradaban (Barat sekuler vs Islam revolusioner Syiah), dan energi (siapa kontrol Selat Hormuz, dia kontrol 21% minyak dunia).

Iran bertahan 47 tahun karena punya nation andcharacter building berbasis ideologi revolusi. Sanksi AS justru memperkuat nasionalisme. Implikasi ke RI adalah  kalau mau jadi bridge builder, Indonesia harus paham “bahasa” Iran. Tidak cukup bawa proposal gencatan senjata. Harus pahami martabat, kedaulatan, dan trauma 1953 ketika AS gulingkan Mossadegh.

“Kita tidak boleh naif. Bridge Builder harus punya intelijen geopolitik. Baca deal tersembunyi, baru bikin jembatan.”

Baca Juga : Forum Diskusi ICWA Membahas Situasi Terkini dan Masa Depan Kawasan Pasifik

Syarat Bridge Builder: Indonesia Harus “Indonesia Rising” Dulu. Di buku Indonesia Rising: Islam, Democracy and the Rise of Indonesia, Nasir Tamara mengusung tesis: RI bisa jadi kekuatan global kalau Islam moderat + demokrasi + ekonomi kuat jalan bareng.

Pandangan para pembahas dimulai dari Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim.

“Kedaulatan wilayah udara (air sovereignty) adalah syarat mutlak. Negara tidak aman jika langitnya tidak dijaga sistem pertahanan modern dan mandiri,” tegas Chappy Hakim dalam menanggapi isu permintaan AS kepada Indonesia untuk memberikan akses blanket overflight bagi pesawat baik sipil maupun militernya melintasi wilayah udara Indonesia.

Page: 1 2 3

Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

Dubes Dino : Perubahan Iklim Harus Jadi Prioritas Utama Dunia

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dubes Dino Patti Djalal menegaskan perubahan iklim harus jadi prioritas… Read More

6 days ago

ARTOTEL Bekasi Hadirkan Pameran “Melahirkan Teman” Karya Aprilia El Shinta

BEKASI, WARTAEVENT.com – ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi menghadirkan pameran tunggal bertajuk "Melahirkan Teman" karya seniman muda Aprilia El… Read More

6 days ago

Business Event Jadi Pilar Baru Pertumbuhan Pariwisata dan Ekonomi Indonesia

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri business event semakin diposisikan sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Indonesia. Pemerintah bersama pelaku… Read More

6 days ago

IBEM 2026 Bidik Indonesia Jadi Hub MICE Regional Lewat Hosted Buyers

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) Indonesia mulai mengubah strategi promosi pasar internasional melalui Indonesia Business… Read More

6 days ago

Pupuk Hayati Dinosaurus Tawarkan Solusi Degradasi Tanah di INAGRITECH 2026

JAKARTA, WARTAEVENT.com – PT Pramudita Darya Parma memperkenalkan Pupuk Hayati Dinosaurus sebagai solusi berbasis bioteknologi untuk mengatasi degradasi lahan pertanian… Read More

1 week ago

Pariwisata Topang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, MICE Jadi Strategi Devisa Nasional

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Sektor pariwisata menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global. Pemerintah menilai penguatan… Read More

1 week ago