wartaevent.com – Jakarta. Indonesia menyuarakan konsep “Pacific One Destination” yang mengkolaborasikan kekuatan pariwisata dari masing-masing negara sebagai upaya mewujudkan pariwisata berkelanjutan di dalam kawasan Pasifik.
Pacific Exposition merupakan pameran dagang, investasi dan pariwisata untuk negara-negara di Pasifik yang diinisiasi Indonesia dan didukung sepenuhnya oleh Selandia Baru dan Australia.
Arief Yahya, Menteri Pariwisata (Menpar), di hadapan delegasi negara-negara Pasifik dalam forum “Pacific Exposition 2019”, Jumat (12/07/2019) di Auckland, Selandia Baru, menjelaskan sektor pariwisata dapat menciptakan peluang baru yang bisa dikerjakan bersama. Konsep tersebut dikatakan Menpar telah dijalankan oleh negara-negara di kawasan lain. Mereka bersatu, berkolaborasi, dan membuat paket wisata bersama.
Baca Juga : Menpar Gaungkan “Towards One Pacific Destination” di Selandia Baru
Menpar memberi contoh Uni Eropa yang menawarkan single Visa. Kemudian negara-negara di Amerika Latin, atau negara-negara kawasan Skandinavia. “Maka ASEAN juga perlu melakukannya, mengembangkan paket produk destinasi bersama, promosi bersama, baik B to B, maupun G to G, antarnegara Asia Tenggara, termasuk sampai membangun SDM standar ASEAN,” kata Arief Yahya.
Pacific One Destination sangat penting sebagai brand holistik yang mencerminkan esensi keaslian wilayah, mewakili nilai umum yang dapat dirasakan para pelancong yang berkunjung ke kawasan Pasifik. “Mempromosikan merek ‘Pacific One Destination’ dapat menjadi solusi dalam membentuk masa depan pariwisata berkelanjutan di kawasan Pasifik,” kata Arief Yahya.
Menpar Arief berharap tindak lanjut segera dari forum ini, termasuk membangun strategi sebagai terobosan baru mewujudkan cita-cita bersama di sektor pariwisata. “Kerja sama antar negara-negara Pasifik akan mencerminkan kerja sama internasional yang konstruktif di kawasan ini, yang akan membantu kita mencapai tujuan untuk mempromosikan industri pariwisata,” kata Menpar.
Menpar Arief menjelaskan pariwisata tidak mengenal batas. Sehingga nantinya juga dapat membentuk opportunity baru yang ia sebut TTI (Tourism, Trade and Investment). Pariwisata menjadi pintu masuk untuk menarik perdagangan dan investasi.
Ke-20 negara delegasi Pasifik dalam forum “Pacific Exposition 2019” itu adalah Australia, Cook Island, Federated States of Micronesia, Fiji, French Polynesia, Indonesia, Kiribati, Marshall Islands, Nauru, New Zealand, Niue, Palau, Papua New Guinea, Samoa, Solomon Islands, Timor Leste, Tuvalu, Vanuatu, New Caledonia. [*]
BALI, WARTAEVENT.com — Di tengah masifnya pembangunan destinasi wisata dan kawasan kreatif di Bali, Nuanu Creative City mencoba menempatkan isu… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Menyambut musim liburan sekolah 2026, Swiss-Belhotel International meluncurkan program loyalitas anak bertajuk SBEC Juniors sekaligus menghadirkan maskot… Read More
CIBUBUR, WARTAEVENT.com — Hotel lifestyle kini tidak lagi sekadar menawarkan fasilitas menginap, tetapi juga menjadi ruang ekspresi seni dan kreativitas.… Read More
BANTUL, WARTAEVENT.com — Sidang lanjutan perkara gugatan Kaumy di Pengadilan Negeri Bantul kembali digelar Selasa (26/5/2026) dengan agenda laporan hasil… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren work from café dan pola kerja fleksibel terus berkembang di kalangan pekerja urban dan mahasiswa. Melihat… Read More
YOGYAKARTA, WARTAEVENT.com — Momentum libur pertengahan tahun dimanfaatkan pelaku industri hospitality untuk menghadirkan pengalaman wisata yang lebih praktis dan terintegrasi.… Read More
Leave a Comment