Categories: News

Ini Penyebab Seseorang Suka Mem-bully

WARTAEVENT.COM – Kab. Blitar – Bullying adalah suatu tindakan, perilaku agresif yang dilakukan seseorang atau individu, yang akhirnya timbul opini ataupun komentar yang akan membuat orang atau lawan bicaranya merasa terintimidasi atau terhakimi, sehingga membawa dampak negatif bagi orang lain.

Hal itu diungkapkan, Eko Sulistyoko, Computer Teacher Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA), dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Selasa (12/10/2021).

Lanjutnya, secara sederhana, bullying bisa diartikan sebagai sebuah tindakan menyakiti orang lain agar dirinya memiliki kuasa untuk mengatur orang lain.

“Tindakan menyakiti orang lain tersebut bisa ditunjukan dengan berbagai cara. Misalnya saja dengan mengintimidasi, labeling, gossiping, sampai ketindakan fisik seperti menampar ataupun memukul,” paparnya.

Ia menambahkan, ada beberapa hal yang jadi latar belakang penyebab kenapa seseorang bisa jadi tukang bully atau pelaku bullying. Salah satunya, seseorang jadi suka mem-bully karena kurang rasa percaya diri.

Ini beberapa hal yang bisa jadi penyebab dan alasan seseorang jadi suka mem-bully, seperti:

  • Ingin berkuasa

Banyak cara yang dilakukan orang untuk mendapatkan perhatian dari orang lain. Keinginan untuk mendapatkan perhatian banyak orang tersebut, menjadikan pem-bully membuat dirinya lebih kuat ataupun berkuasa dari orang lainnya dengan cara mem-bully.

  • Jadi pelaku bullying karena biasa di-bully

Perilaku mem-bully kebanyaan terjadi karena siklus. Orang bisa menjadi kasar karena dia biasa dikasari oleh lingkungan sekitarnya. Orang yang tumbuh dengan sikap kasar seperti ini kebanyakan akan jadi orang yang juga kasar terhadap orang lain.

  • Jadi pem-bully karena rasa iri

Selain itu, banyak juga orang yang mengintimidasi ataupun memberikan name label kepada orang lain karena merasa iri dengan kelebihan yang dimiliki orang lain. Kelebihan orang lain tersebut membuat dirinya tidak nyaman. Ketidaknyamanan itu ditunjukkan dengan sikap kasar ataupun intimidatif, sehingga orang tersebut (yang di-bully) juga merasa tidak nyaman.

  • Kurang percaya diri

Banyak di antara orang yang tukang bully itu justru karena dia memiliki krisis kepercayaan diri. Pem-bully mungkin terlihat tangguh dan berani saat mengerjai orang lain, tapi justru menjadi ciut ketika harus maju sendiri dan menjadi pusat perhatian. Maka dari itu, kebanyakan tukang bully biasanya selalu berkelompok.

  • Menjaga tradisi

Ini biasanya jadi alasan dari si tukang bully di sekolah. Perilaku bully yang paling sering terjadi disekolah adalah tradisi ngerjain anak-anak baru pada masa orientasi. Tidak jarang perilaku bully yang dilakukan saat masa orientasi menjadi tindakan kriminal yang merugikan nama baik. Dengan alasan menjaga tradisi inilah, kerap kali banyak peristiwa bullying di sekolah yang dianggap wajar.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Selasa (12/10/2021) juga menghadirkan pembicara, Reiza Praselanova (SDM dan Litbang Relawan TIK Jatim), Richard Paulana (COO TMP Event), Febryanti Mega Kristiani (Founder @vitaminmonster), dan Muhammad Isnaini sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

redaksi

Leave a Comment

Recent Posts

Janévalla Bandung Tawarkan Pengalaman Menginap Lewat 24 Jam

BANDUNG, WARTAEVENT.com — Pengalaman menginap di hotel tidak selalu harus mengikuti ritme perjalanan yang serba cepat. Janévalla Bandung menawarkan pendekatan… Read More

10 hours ago

Hari Batik Nasional Dirayakan Lewat Workshop Kreatif di Cikini

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Merayakan batik tidak selalu harus melalui busana. Di Novotel Jakarta Cikini, peringatan Hari Batik Nasional tahun ini… Read More

1 day ago

Immanence Hadirkan Refleksi Ekologi Yahya Rifandaru di Cibubur

CIBUBUR, WARTAEVENT.com — Seni kontemporer kembali hadir di ruang publik Cibubur melalui Immanence, pameran tunggal seniman Yahya Rifandaru di ARTOTEL… Read More

1 day ago

772 Buyer Bertemu 112 Seller Hadir di TTC Travel Mart Jakarta, Makassar Menggoda Pasar Luar Negeri

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Bursa pariwisata internasional  TTC Travel Mart yang diselenggarakan oleh TTC Indonesia tahun ini kembali diselenggarakan. Kota Jakarta,… Read More

2 days ago

Batik On Court Padukan Budaya dan Tren Olahraga Padel

SENTUL, WARTAEVENT.com — Batik tidak lagi terbatas pada busana formal. Di Sentul City, warisan budaya Indonesia tersebut hadir dalam aktivitas… Read More

4 days ago

Kids Batik Fashion Show Kenalkan Batik Lewat Kreativitas Anak

SENTUL, WARTAEVENT.com — Pengenalan batik kepada generasi muda tidak selalu harus berlangsung dalam ruang belajar formal. The Alana Hotel Sentul… Read More

4 days ago