BALI, WARTAEVENT.com – Dalam forum dialog dengan pelaku sektor pariwisata, yang berlangsung di Bali, Jum’at, (13/2/2026), Direktur Utama InJourney, Maya Watono, paparkan tiga hal tantangan industri aviasi dan pariwisata Bali.
Ia menyebut konektivitas, infrastruktur dan akomodasi, serta pembangunan destinasi serta promosi sebagai tiga prioritas utama yang perlu ditangani secara terintegrasi untuk meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia secara global.
Baca Juga : InJourney Tegaskan Komitmen Pariwisata Berkelanjutan sebagai Strategi Masa Depan
Maya menjelaskan, dari sisi konektivitas, industri pariwisata masih menghadapi keterbatasan armada penerbangan domestik serta minimnya rute penerbangan langsung internasional ke sejumlah bandara di Indonesia. Selain itu, skema insentif dan kemitraan untuk menarik maskapai internasional dinilai belum optimal.
Untuk itu, InJourney mengusulkan evaluasi regulasi konektivitas, pemberian insentif pembukaan rute baru, serta program promosi bersama maskapai inbound untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara.
Dari aspek infrastruktur dan akomodasi, peningkatan trafik penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dinilai belum sepenuhnya didukung akses transportasi darat yang memadai.
Baca Juga : Empat Tahun InJourney, Transformasi Pariwisata Makin Berdampak Nyata
“Diperlukan pembangunan transportasi intermoda terintegrasi, percepatan peningkatan infrastruktur jalan dan utilitas, serta pengembangan alternatif akses seperti water taxi dan jalan tol menuju kawasan wisata,” terangnya.
Sementara dalam pengembangan destinasi dan promosi, penguatan branding destinasi dan anchor attraction dinilai membutuhkan dukungan promosi berkelanjutan.
InJourney mengusulkan insentif bagi agen perjalanan global, dukungan promosi melalui industri kreatif, serta pembentukan Quality Tourism Fund untuk mendukung penyelenggaraan event internasional seperti MotoGP dan konser global.
Baca Juga : Ini Strategi InJourney Hospitality Sambut Lonjakan Wisatawan Selama Libur Lebaran
Maya menegaskan kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci menciptakan pertumbuhan pariwisata berkelanjutan yang berdampak pada ekonomi lokal dan nasional. Pemerintah dan pelaku industri diharapkan memperkuat sinergi guna meningkatkan ketangguhan dan daya saing pariwisata Indonesia. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
SINGAPURA, WARTAEVENT.com – Las Vegas Sands menunjuk Woh Hup (Private) Limited sebagai kontraktor utama proyek pengembangan ultra-mewah terbaru di Singapura,… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar menerima audiensi Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia bersama Acaraki dan pelaku industri… Read More
TANGERANG, WARTAEVENT.com — PT IAS Support Indonesia (IAS Support) resmi mengintegrasikan sebanyak 4.441 tenaga alih daya dari PT Angkasa Pura… Read More
SURABAYA, WARTAEVENT.com – MORA Group memberikan apresiasi kepada unit hotel dengan capaian tamu buka puasa (iftar) tertinggi selama Ramadan 2026.… Read More
HONG KONG, WARTAEVENT.com – Mengusung konsep gaya hidup elegan, restoran Italia di InterContinental Grand Stanford Hong Kong ini merancang afternoon… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Dalam lanskap kuliner gaya hidup yang terus berkembang, dessert berbasis tradisi kini semakin sering diinterpretasi ulang. Daifuku,… Read More
Leave a Comment