Categories: News

Internet Bisa Menjadi Sumber Pengetahuan, tapi Penggunaannya Harus Penuh Waspada

WARTAEVENT.com – Pontianak. Pesatnya perkembangan teknologi informasi menjadi peluang baru bagi anak-anak atau generasi muda untuk menambah ilmu pengetahuan dan keahlian. Namun, dibutuhkan kehati-hatian dalam memberi pelajaran berinternet pada anak-anak agar tidak terpapar konten negatif.

Hal tersebut menjadi pembahasan dalam webinar bertema “Mari Mengenal Literasi Digital Sejak Dini”, Senin (29/8), di Pontianak, Kalimantan Barat, yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi.

Baca Juga : Sebarkan Konten Positif, Gaungkan Budaya Lokal di Ruang Digital

Hadir sebagai narasumber adalah dosen STMIK Primakara dan Koor. Bid Penelitian dan Pengembangan SDM RTIK Bali Ni Luh Putu Ning Septyarini; relawan TIK Kalimantan Selatan Azmi Irfala; serta Kepala Diklat Peningkatan Mutu Kompetensi Guru pada Persatuan Guru Republik Indonesia Wiwin Sabayanti.

Menurut Ni Luh Putu, di abad ke-21 ini, kemajuan teknologi telah masuk ke seluruh sendi kehidupan manusia, tak terkecuali di sektor pendidikan. Pendidik dan peserta didik dituntut untuk dapat memanfaatkan teknologi dalam kegiatan belajar-mengajar. Terdapat banyak sarana belajar digital yang dapat diterapkan untuk mendukung budaya digital di sektor pendidikan.

Baca Juga : Ini Cara Bangun Citra Positif untuk Mendorong Interaksi dan Kolaborasi di Internet

“Apa saja sarana nya? Contohnya adalah mesin pencari, seperti Google, Bing, atau Yahoo search. Mesin pencari ini bermanfaat tiga hal sekaligus, yaitu memudahkan mengakses informasi, memudahkan mencari dokumen, dan menghemat waktu,” ujar Ni Luh Putu.

Azmi Irfala mengungkapkan, fakta pengguna internet di Indonesia per Januari 2022 tercatat sebanyak 204,7 juta. Mengutip data We are Social, penduduk Indonesia menghabiskan waktu rata-rata selama 8 jam per hari menggunakan gawai. Untuk usia dari 16-25 tahun, menghabiskan waktu rata-rata selama 9 jam.

Page: 1 2

Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

Pariwisata Berbasis Pengalaman Dorong Transformasi Destinasi Wisata Indonesia Berkelanjutan

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Paradigma pembangunan pariwisata Indonesia dinilai telah bergeser dari sekadar mengejar jumlah kunjungan wisatawan menuju penciptaan pengalaman yang… Read More

1 day ago

Desa Adalah Panggung Utama Pariwisata Karanganyar

KARANGANYAR, WARTAEVENT.com – Pembangunan sektor pariwisata dinilai perlu bergeser dari pendekatan yang berorientasi pada infrastruktur menuju model yang menempatkan masyarakat… Read More

1 day ago

Musim Libur Sekolah MORAZEN Yogyakarta Tawarkan Pengalaman Family Staycaation

KULON PROGO, WARTAEVENT.com – Libur sekolah menjadi momen yang dimanfaatkan banyak keluarga untuk menikmati waktu bersama. Menjawab tren tersebut, MORAZEN… Read More

2 days ago

Staycation Keluarga Padukan Edukasi Kreativitas dan Kebersamaan Selama Liburan Sekolah

KUNINGAN, WARTAEVENT.com – Liburan sekolah tak lagi sekadar menginap di hotel. Konsep family staycation kini berkembang menjadi pengalaman yang menggabungkan… Read More

3 days ago

Kanomas Luncurkan Platform Digital Terintegrasi, Perkuat Transformasi Industri Umrah dan Leisure

JAKARTA, WARTAEVENT.com – PT Kanomas Arci Wisata resmi meluncurkan Kanomas Umroh & Leisure Distribution Platform, sebuah platform digital terintegrasi yang… Read More

3 days ago

Usung Music For All, Berikut Line Up Musisi Gaia Music Festival 2026

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Gaia Music Festival (GMF) 2026 resmi diumumkan melalui konferensi pers yang digelar di Habitate Jakarta pada Selasa… Read More

3 days ago