ISCOMICE 2026 Dorong Transformasi Industri MICE melalui Smart Technology dan Human-Centered Innovation

ISCOMICE 2026 membahas pemanfaatan AI, IoT, dan inovasi berbasis manusia untuk membentuk masa depan industri MICE.

“Masa depan Smart MICE bukan hanya tentang teknologi yang lebih canggih, tetapi tentang bagaimana teknologi digunakan untuk menciptakan acara yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan berpusat pada manusia.” ungkap Judith.

Meskipun hybrid event dan AI mampu meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, serta keberlanjutan dalam industri MICE, menurutnya penggunaan smart technology harus diimbangi dengan perhatian terhadap privasi data, keamanan, transparansi, dan keadilan agar teknologi dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab dan berpusat pada manusia.

Read More

Baca Juga : Bertemu di ASEAN Youth Fellowship 2024, 44 Pemimpin Muda Berkolaborasi untuk Masa Depan

Selain sesi pleno, ISCOMICE 2026 juga menyelenggarakan sesi paralel yang menjadi wadah bagi para peneliti dan akademisi untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka. Sebanyak 95 makalah dipresentasikan oleh peserta yang berasal dari berbagai institusi dan negara.

Seluruh makalah yang telah melalui proses review akan diterbitkan dalam prosiding konferensi terindeks internasional, sementara makalah terbaik berkesempatan dipublikasikan pada jurnal ilmiah terindeks SINTA 2 hingga SINTA 4.

Penyerahan Awarding ISCOMICE ke-4 menjadi momen apresiasi bagi para pemakalah yang telah berkontribusi dalam menghadirkan konferensi ilmiah berkualitas. Penghargaan Best Paper diberikan kepada:

  1. Mashita Khansa, M. Iqbal Katik RE. dengan judul paper “Implementation of the Green MICE Concept in Production Set Up A Case Study of the Carbon Economic Value Policy Capacity Building Event in North Sulawesi by Artha Convex”
  2. Salsabila, Meisa Sofia dengan judul paper “Human-Centered Problem Solving by Seemore Event Organizer in Technology-Based Meeting Events: A Case Study of Tekmira 2025”

Sementara itu, penghargaan Best Presenter diraih oleh:

  1. Stefany Anastasya Putri dengan judul paper “Analysis of The Meaning Of Experience Of Generation Z Students At Japanese Events”
  2. Ken Daren Cakraningrat dengan judul paper “Digital Enablement in Government-Led B2B Trade Expo Indonesia 2025

Baca Juga : Jakarta Geopolitical Forum, Tegaskan Posisi Geo-Maritim Indo-Pasifik

Diharapkan ISCOMICE 2026 dapat menjadi pendorong lahirnya penelitian, inovasi, dan kolaborasi yang mampu memperkuat daya saing industri MICE di era transformasi digital.

Pertemuan antara akademisi dan praktisi dalam forum ini menjadi langkah penting untuk mendorong pengembangan industri yang lebih cerdas, berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan manusia di tingkat global. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian  sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *