Site icon WARTAEVENT.COM

Jangan Takut Ditiru Produk Ditiru Oleh Pelapak Lain, Ini Jawabannya

WARTAEVENT.com – Gresik. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Pasuruan pada hari ini Jum’at (08/10/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom., M.Sc., M. Verdi Fahrudin, S.Pd., M.Pd., Gr., M. Alvin Nur Choironi, Bagaskoro, S.Kom., MM. dan A. Ridha Ardhillah, SH. 

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Era Serba Digital, Treasure or Pressure”. Dan diikuti oleh 340 peserta dari berbagai kalangan masyarakat. 

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom., M.Sc.. adalah, salah satu kekurangan online markerplace adalah sulit mendapatkan kepercayaan. Penjualan online sejak dulu dikenal dengan scamming, penipuan, dan juga barang-barang ilegal. 

Terlebih di dalam online marketplace, kita akan ikut bersaing dengan oknum penjual yang tidak bertanggungjawab. Bahkan produk kita punya kemungkinan untuk ditiru. 

Lantas bagaimana cara mengatasi kompetitor yang meniru jenis produk yang kita buat karena tentunya hal tersebut akan merugikan dan bisa membahayakan masa depan produk kita di kemudian hari.? 

Dan pada saat itu Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom., M.Sc. langsung memberikan jawaban, menggunakan market place yang standart seperti tokopedia, zalora, dll. Karena mereka pengamanannya mencukupi. 

Market place kita harus di daftarkan karena agar memiliki perlindungan hukumnya (HAKI). Alih-alih takut produk ditiru lebih baik kita mempertahankan kualitas produk kita karena hal itu yang lebih baik dilakukan.

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]

Exit mobile version