Permainan menjadi metafora kehidupan yang merepresentasikan strategi, pilihan, peluang, kemenangan, kekalahan, serta ilusi akan kontrol. Sementara itu, pintu, jendela, dinding, dan bentang alam menciptakan batas antara sesuatu yang terlihat dan tersembunyi.
Melalui pendekatan tersebut, karya Puri tidak secara langsung merepresentasikan lokasi tertentu. Fragmen dari apa yang pernah dilihat dipertemukan dengan apa yang kemudian dibayangkan, menciptakan ruang visual yang berada di antara pengalaman nyata dan imajinasi.
Sejumlah karya yang ditampilkan antara lain Fragmented Memories, Lost and Found in the Blue, A Scene from the Last Round, The Wake of a Giant, The Migration of The Whale, Echoes of Resilience, dan Beneath Quiet Water, bersama karya lainnya.
General Manager Mangkuluhur ARTOTEL Suites Faisal Tranggono mengatakan, seni menjadi bagian penting dari pengalaman yang ingin dihadirkan hotel kepada tamu dan masyarakat.

“Kami melihat seni sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pengalaman yang ingin kami hadirkan di Mangkuluhur ARTOTEL Suites. Melalui ‘SOMEWHERE, ELSEWHERE’, kami tidak hanya menghadirkan karya seni ke dalam ruang hotel, tetapi juga membuka kesempatan bagi para tamu dan pengunjung untuk berinteraksi dengan perspektif serta cerita yang dibawa oleh seorang seniman,” kata Faisal.
Menurutnya, ARTSPACE diharapkan terus menjadi ruang yang mempertemukan seniman, karya, dan publik melalui pengalaman yang relevan dan bermakna.
Mangkuluhur ARTOTEL Suites juga berkomitmen menghadirkan launching exhibition secara berkelanjutan sekaligus membuka ruang bagi seniman lokal untuk memperkenalkan karya kepada publik. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim











