Menurutnya, pengembangan SDM menjadi bagian penting agar masyarakat desa mampu mengelola potensi wisata secara profesional sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.
Selain desa wisata, Kemendes juga menyiapkan program desa ekspor dan desa tematik yang dapat dimanfaatkan pemerintah desa di Banten sesuai karakteristik wilayah masing-masing.
Baca Juga : Radisson Hotel Group Luncurkan Resort Berkonsep Glamping di Pantai Anyer, Banten
Menteri Yandri mencontohkan sejumlah program pengembangan desa yang dinilai berhasil di daerah lain, seperti transformasi bekas tambang pasir di Kalimantan Selatan menjadi desa wisata dengan pendapatan hingga Rp3 miliar per tahun dan mampu menyerap sekitar 100 tenaga kerja.

Ia juga menyebut pengembangan desa wisata di Mojokerto yang menghasilkan pendapatan hingga Rp5 miliar per tahun sebagai contoh keberhasilan pengelolaan potensi desa berbasis pariwisata.
Menurut Yandri, Banten memiliki peluang besar menjadi destinasi alternatif selain Bali, terutama bagi wisatawan dari Jakarta dan sekitarnya karena didukung potensi alam dan budaya yang beragam. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim
- Photo Utama : E. Gumilar









