Categories: News

Kemenpar Turut Kembangkan Manfaat Ekonomi di 15 Danau Prioritas

Wartaevent.com, Jakarta- Selain memiliki peranan sebagai sumber air bersih serta menjaga ekosistem berbagai habitat, danau juga bermanfaat untuk pariwisata. Sayangnya, di Indonesia beberapa danau membutuhkan extra perhartian, faktor manusia dan alam yang menjadikan beberapa danau rusak. Karena itu, menjadi perhatian Kementerian Pariwisata, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mengembangkan 15 danau prioritas hingga bermanfaat untuk kepentingan sosial, ekonomi dan lingkungan.

Dari total 840 danau besar, dan 735 danau kecil di Indonesia, Presiden Jokowi menetapkan 15 danau yang jadi prioritas dikembangkan untuk manfaat sosial, ekonomi dan lingkungan. 15 danau meliputi Danau Toba, Danau Singkarak, Danau Maninjau, Danau Kerinci, Danau Rawa Pening, Danau Batur, Rawa Danau, Danau Sentarum, Danau Kaskade Mahakam, Danau Tempe, Danau Tondano, Danau Matano, Danau Poso, Danau Sentani, serta Danau Limboto.

“Dari sisi pariwisata, danau memiliki unsur atraksi yang luar biasa. Danau menyimpan panorama keindahan, ini yang menjadi daya tarik wisatawan untuk datang berkunjung. Seperti danau Sentani yang masuk sebagai danau terindah didunia,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Kementerian Pariwisata, Dadang Rizki Ratman di seminar kolaborasi Kementerian Pariwisata dan Forwapar perihal Pengembangan 15 Danau Prioritas sebagai Destinasi Pariwisata di Hotel Teras Kita by Dafam, Cawang, Jakarta Selatan, Rabu (17/7/2019).

Dadang menambahkan saat ini paling siap untuk dikembangkan pariwisata dengan lingkungan alam yang tetap terjaga di antaranya ada Maninjau, Kerinci, Rawa Pening, Sentarum, dan Tondano.

Sedangkan Deputi Kemaritiman Direktur Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Air Nur Hygiawiati Rahayu memaparkan bahwa Indonesia kaya dengan alam dan ada lebih dari 800 danau yang tersebar luas mulai dari ujung Sumatra hingga Papua.

Bahkan, pemanfaatan danau sangat penting dan 15 di antaranya terbilang perlu dikembangkan karena ikut menjadi salah satu penyedia air tawar untuk lingkungan setempat.

“Tahun 2045 diperkirakan danau-danau di Pulau Jawa akan menjadi solusi suplai air tawar terbaik untuk sekitarnya. Peningkatan kebutuhan lahan untuk pertanian tahun 2045 atau 100 tahun Indonesia merdeka akan berdampak signifikan pada pasokan air tawar yang datang dari danau karena pohon-pohon di hutan pun akan menurun luasnya sebagai penyuplai air,” urainya.

Ditambahkannya, secara keseluruhan atraksi memang perlu ada, tapi juga perlu dipertimbangkan aspek amenitas. Daya tampung danau perlu ditinjau. Salah satunya yang bisa menarik kemajuan ekonomi bisa dicapai lewat ekowisata yang ikut menyumbang percepatan ekonomi. Tapi perlu berhati-hati agar tidak merusak alam.

“Di Indonesia, contohnya ada Danau Sentarum yang dipakai sebagai wilayah konservasi saat ini. Sedangkan Limboto perlu dipulihkan supaya ke depannya bisa dikembangkan lagi sebagai bagian dari pariwisata,” bebernya.

Sementara itu, Staf ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Prof Winarni D Monoarfa mengutarakan jika danau disentuh aspek wisata, akan ada banyak manfaat untuk masyarakat sekitar, salah satunya pemanfaatan eceng gondok jadi pupuk dan biogas atau sebagai suvenir merupakan solusi agar masyarakat bisa menikmati danau tanpa merusak.

” Akan banyak festival jika dikembangkan dari sudut pariwisata. Jadi akan muncul manfaat ekonomi bagi masyarakat Danau,” tuturnya.

Baginya, pengembangan pariwisata dengan danau pun bisa dikembangkan dengan berbagai festival menarik, seperti adanya Festival Danau Toba yang telah berjalan puluhan tahun dan juga pada September mendatang ada Festival Danau Matano.

Terakhir, Kepala Bidang Danau Situ dan Embung Direktorat Bendungan Ditjen Sumber Daya Air Naswardi mengatakan pengembangan danau prioritas terus dilakukan, salah satu contohnya Danau Toba dengan melakukan pelebaran alur lebih lebar agar nantinya kapal besar bisa mengelilingi danau.

Teguh S Gembur

Leave a Comment

Recent Posts

Extrajoss Ultimate Takeover Makassar Hidupkan Eneri Komunitas Anak Muda

MAKASSAR, WARTAEVENT.com — Extrajoss Ultimate kembali memperluas pendekatan lifestyle marketing dengan menghadirkan “Extrajoss Ultimate Takeover Makassar” di kawasan Jalan Jend.… Read More

9 hours ago

Kolaborasi dengan KAO, ARTOTEL Harmoni Gelar Event Color Me Confident

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren personal color analysis semakin mendapat tempat di kalangan urban, terutama generasi muda yang menjadikan warna sebagai… Read More

10 hours ago

Pameran ICX 2026 Surabaya Hadirkan Kompetisi Kopi dan Aktivitas Interaktif Nasional

SURABAYA, WARTAEVENT.com – Kota Surabaya kembali dipilih sebagai kota pembuka rangkaian roadshow nasional Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026. Pameran kopi… Read More

2 days ago

fave+ Hotel Lampung Bidik Wisatawan Urban dan Bisnis Sumatra

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Archipelago Hotels memperluas ekspansi bisnisnya di Sumatra dengan membuka fave+ hotel Lampung, pertengahan Mei 2026. Kehadiran hotel… Read More

2 days ago

JumpStart Perluas Vending Machine AI Lewat Investasi Baru Jepang

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri automated retail di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan agresif seiring perubahan perilaku konsumen yang semakin mengutamakan kepraktisan… Read More

3 days ago

Subway Hadirkan SubSavers Untuk Konsumen Urban Lebih Hemat

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Tren makanan cepat saji dengan harga terjangkau semakin menjadi perhatian di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat urban.… Read More

3 days ago