Categories: Hotel

Ketika Kemewahan TA’AKTANA, a Luxury Collection Resort & Spa Bertemu dengan Keramahtamahan yang Berkelanjutan

Resor mewah ini juga berkomitmen untuk melestarikan dan mempromosikan tradisi dan budaya lokal yang kaya di Labuan Bajo. Terinspirasi oleh etos dari The Luxury Collection yang menghubungkan properti mereka dengan tradisi disekitarnya,

TA’AKTANA mengambil inspirasi dari ladang Lingko – sebuah mahakarya pertanian yang hanya ditemukan di Flores, berbentuk seperti jaring laba-laba.

Baca Juga : 3 Destinasi Aksesable di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT

Bentuk situs ini, seperti teras terhubung dari villa dan jalan setapak di area resor, juga terinspirasi oleh geometri sawah padi, ini melambangkan budaya kuno wilayah ini. Bahan yang digunakan di seluruh resor juga mencerminkan dan menghormati warisan budaya yang kaya di area ini.

Sebagai bagian dari komitmen ini, TA’AKTANA mengadopsi tradisi unik dari kehidupan masa lalu Labuan Bajo. Pada saat listrik belum tersedia, penduduk setempat menerangi rumah dan lingkungannya dengan lentera atau lilin.

Baca Juga : Ini Hasil Kunjungan Kerja Menparekraf Sandiaga Uno ke Labuan Bajo

Sebagai tanda penghormatan pada kehidupan historis ini, TA’AKTANA menyediakan lentera di setiap kamar bagi tamu untuk digunakan saat berjalan-jalan di sekitar properti. Sentuhan ini menciptakan pengalaman unik dan mendalam, menghubungkan tamu dengan warisan budaya yang kaya di wilayah ini.

Dalam komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan, TA’AKTANA mengambil sikap proaktif dengan terlibat dalam berbagai inisiatif yang berkontribusi pada kesejahteraan ekosistem.

Baca Juga : Bukit Sylvia : Titik Sunset View Terindah di Labuan Bajo

Secara khusus, resor ini aktif berpartisipasi dalam kegiatan Pembersihan Pantai di Pantai Wae Rana Labuan Bajo, di mana mereka berkolaborasi dengan inisiasi #BersihBajo untuk membersihkan dan melestarikan lingkungan pesisir.

Demi menunjukkan komitmennya terhadap prinsip daur ulang, pengurangan, dan penggunaan kembali, TA’AKTANA juga memiliki bottling plant milik mereka sendiri. Selain itu, resor ini pun secara kreatif menggunakan kain batik bekas yang tidak terpakai, mengubahnya menjadi serbet meja yang elegan.

Baca Juga : Labuan Bajo Diharapkan Jadi Destinasi Wisata Premium

Melalui langkah-langkah inovatif ini, TA’AKTANA menyelaraskan kehadiran mereka dengan gaya hidup berkelanjutan, menekankan kerjasama harmonis dengan lingkungan alamnya. (*)

Page: 1 2

redaksi

Leave a Comment

Recent Posts

Batik On Court Padukan Budaya dan Tren Olahraga Padel

SENTUL, WARTAEVENT.com — Batik tidak lagi terbatas pada busana formal. Di Sentul City, warisan budaya Indonesia tersebut hadir dalam aktivitas… Read More

5 days ago

Kids Batik Fashion Show Kenalkan Batik Lewat Kreativitas Anak

SENTUL, WARTAEVENT.com — Pengenalan batik kepada generasi muda tidak selalu harus berlangsung dalam ruang belajar formal. The Alana Hotel Sentul… Read More

5 days ago

TPJF 2026 Buka Festival dengan Regenerasi Musisi dan Penghormatan Bimbo

BANDUNG, WARTAEVENT.com — Memasuki penyelenggaraan ke-11, The Papandayan Jazz Fest (TPJF) 2026 yang mengangkat tema “Sound to the Soul” mempertemukan… Read More

5 days ago

Bulan Ini CGBIO Gelar Konvensi Edukasi Estetika Regeneratif di Bali

BALI, WARTAEVENT.com — Perkembangan kedokteran regeneratif dan estetika medis akan menjadi perhatian dalam Meet the Masters in Bali 2026 yang… Read More

6 days ago

Marina Bay Sands dan Lewis Hamilton Padukan Formula 1 dengan Gaya Hidup Mewah

SINGAPURA, WARTAEVENT.com – Musim balap di Singapura tahun ini tidak hanya berlangsung di lintasan. Marina Bay Sands memperluas pengalaman Formula… Read More

7 days ago

Perkuat Pemasaran Berbasis Pengalaman, Kemenpar Ajak Wisatawan Jelajahi Indonesia Lebih Dalam

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kementerian Pariwisata memperkuat pemasaran pariwisata berbasis pengalaman untuk meningkatkan kualitas perjalanan wisatawan sekaligus memperluas manfaat pariwisata bagi… Read More

1 week ago