JAKARTA, WARTAEVENT.com – Mahasiswa LSPR Institute of Communication and Business menggandeng komunitas Kampung Sinema di Kebon Melati, Jakarta Pusat, untuk menggelar program Lensa Sinema Melati, sebuah inisiatif yang bertujuan meningkatkan literasi perfilman sekaligus memperkenalkan komunitas film kepada generasi muda.
Program yang berlangsung selama Mei hingga Juli 2026 ini merupakan bagian dari pembelajaran mahasiswa pada konsentrasi Public Relations & Digital Communication. Kegiatan tersebut mengintegrasikan empat mata kuliah, yaitu Public Relations Program & Evaluation, Creative Production & Publicity, Public Relations Communication Technique, dan Community Development.
Baca Juga : Program Literasi Film Dorong Kreativitas Generasi Muda Jakarta
Ketua Komunitas Kampung Sinema, Ade Maulana Sidik, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa menjadi langkah awal untuk memperluas akses generasi muda terhadap dunia perfilman melalui kegiatan berbasis komunitas.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kampanye media sosial, workshop konten digital dan sinematografi, serta lomba kreasi konten yang diikuti 30 peserta dari Karang Taruna Kampung Sinema dan siswa SMKN 38 Jakarta.
Baca Juga : Jakarta Film Week 2025: Sinema Membara, Talenta Kian Menyala
Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai storytelling, produksi konten digital, hingga teknik dasar sinematografi sebelum menerapkannya dalam kompetisi.

Puncak kegiatan berlangsung pada 27 Juni 2026 melalui peluncuran video profil Kampung Sinema, penyerahan modul pembelajaran konten digital dan sinematografi, serta peresmian situs web komunitas sebagai sarana edukasi dan informasi.
Acara juga menghadirkan pameran dokumentasi perjalanan program, sesi bedah film bersama pelaku komunitas, serta panggung apresiasi yang menampilkan karya peserta dan pemberian penghargaan bagi karya terbaik.
Baca Juga : SAC Digandeng Visinema, Kolaborasi Tak Berhenti Meski Pandemi
Ketua Pelaksana Program Lensa Sinema Melati, Chrestella, Selasa, (30/6/2026), mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar peserta dapat memahami proses produksi film secara langsung melalui pengalaman praktik.
Program ini juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas dengan membuka ruang pembelajaran nonformal di bidang perfilman dan industri kreatif.
Setelah rangkaian utama selesai, penyelenggara melanjutkan program melalui dokumentasi media sosial, partisipasi dalam Communication Festival (COMMFEST), serta publikasi media untuk memperluas jangkauan Kampung Sinema dan mendorong minat generasi muda terhadap dunia film. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim











