Selain itu, memegang itinerary paket wisata selama di Langkawi dan bukti pembelian asuransi perjalanan yang menanggung perawatan Covid-19 dengan nilai USD 80,000.
Program Langkawi International Travel Bubble, Pemerintah Malaysia hanya mengeluarkan larangan bagi para pelancong dari 15 negara berisiko tinggi, diantaranya adalah Rusia, Polandia, Ukraina, Ceko, Rumania, Georgia, Bulgaria, Slovakia, Guernsey, Trinidad dan Tobago, Martinique, Guyana, Saint Martin, Saint Kits dan Nevis, Libya.
Baca Juga : Ini Cara Malaysia “Merayu” Wisatawan Millennial Indonesia
Berikut adalah syarat dan tata cara jika hendak melancong ke Langkawi melalui program Langkawi International Travel Bubble:
Pra Kedatangan;
BANDUNG, WARTAEVENT.com – de Braga by ARTOTEL meluncurkan program “Raya City Escape” berupa paket menginap 3 hari 2 malam untuk… Read More
BANTUL, WARTAEVENT.com — Sidang perdana gugatan terhadap hasil Musyawarah Nasional (Munas) VIII Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) digelar di… Read More
BADUNG, WARTAEVENT.com — Apa jadinya jika hutan hujan Kalimantan “dihidupkan” di Bali? Hotel Tugu Bali menghadirkan pengalaman budaya bertajuk Spirit… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — ARTOTEL Harmoni Jakarta berpartisipasi dalam gerakan global Earth Hour dengan memadamkan lampu selama satu jam pada Sabtu… Read More
MAJALAYA, WARTAEVENT.com — Program kolaboratif FOX COLLAB kembali menghadirkan kegiatan inspiratif yang menggabungkan kreativitas, edukasi, dan kepedulian sosial melalui rangkaian… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – IKEA Indonesia meninjau relevansi pemikiran pendirinya, Ingvar Kamprad, dalam menjawab kebutuhan hunian masyarakat modern, bertepatan dengan peringatan… Read More
Leave a Comment