CPI juga melaporkan bahwa meski Kabupaten Berau telah berhasil menyediakan bahan pangan pokok seperti beras melalui program swasembada, ketergantungan pada kelapa sawit menyebabkan tergerusnya berbagai tanaman pangan dan palawija lainnya seperti cokelat dan lada.
Akibatnya, ketahanan pangan di Berau menjadi terancam karena harus mendatangkan tanaman pangan dari daerah lain. Oleh karena itu, menurut CPI, program diversifikasi tanaman menjadi solusi yang tepat untuk menguatkan ketahanan pangan di Kabupaten Berau khususnya.
Baca Juga : Sea Buckthorn Menjadi Ramuan Orang Tibet Kuno, Ini Rahasianya
Penelitian ini menunjukkan, jagung adalah tanaman yang paling direkomendasikan untuk diversifikasi perkebunan kelapa sawit karena potensi penghasilan yang tinggi, kesiapan infrastruktur, dan kesenjangan pengetahuan yang rendah. Selain jagung, cokelat juga menjanjikan keuntungan yang besar.
Menurut Tiza, diversifikasi minyak sawit dengan jagung akan menghasilkan potensi pendapatan hingga 825 persen lebih besar daripada penanaman tunggal.
Sementara itu, tanaman cokelat dapat menghasilkan potensi pendapatan hingga 495 persen lebih besar dibandingkan hanya bergantung pada satu tanaman.
Selain itu, diversifikasi tanaman perkebunan dapat membantu Kabupaten Berau mencapai pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi daerah. [*]
LOMBOK, WARTAEVENT.com – Ajang balap mobil internasional GT World Challenge Asia 2026 akan digelar di Pertamina Mandalika International Circuit pada… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – ARTOTEL Hub Simpang Temu menghadirkan dua program promo terbaru menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, yakni “24… Read More
YOGYAKARTA, WARTAEVENT.com – Hotel Nueve Malioboro melakukan renovasi besar sejak Februari 2026 guna meningkatkan kapasitas kamar dan mengubah konsep menjadi… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — ASICS Indonesia meluncurkan NAGINO Collection dalam momentum Hari Perempuan Sedunia untuk mendukung gaya hidup aktif perempuan melalui… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — CEO Power Pro Hotel System, Harli Yanto, menyatakan transformasi teknologi di industri hospitality telah mencapai level menengah-tinggi,… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Dalam forum HAM Meet CEO di Jakarta, Jum’at, (13/3/2026), Thomas Matantu, CEO Natta Hospitality Management, mengungkapkan industri… Read More
Leave a Comment