WARTAEVENT.COM, Kab. Tulungagung – Ketika penerapan belajar di rumah resmi diumumkan beberapa pemerintah daerah terkait pandemi Covid-19 ini, orang tua dan guru harus berpikir bagaimana melakukan kegiatan belajar dengan jarak jauh. Berbagai cara dicoba untuk menemukan formula yang tepat dan efektif.
“Di era berbasis digital seperti saat ini, rasanya orang tua perlu mengetahui teknologi pembelajaran jarak jauh yang bisa mengoptimalkan kegiatan belajar anak di rumah,” ungkap Queena Fredlina, Relawan TIK Provinsi Bali & Kepala Kemahasiswaan STMIK Primakara, saat menjadi pembicara dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (3/8/2021).
Lanjutnya, aplikasi pembelajaran online kini menjadi salah satu aplikasi yang banyak dicari. Terlebih lagi di masa pandemi covid-19 seperti saat ini yang pembelajaran dilakukan secara online.
Ada 5 teknologi pembelajaran jarak jauh yang orang tua bisa pahami, seperti:
Untuk kegiatan pembelajaran jarak jauh, Google sudah menyediakan Google Classroom. Aplikasi ini bisa diunduh secara gratis dan pastinya sangat efektif. Aplikasi ini memudahkan guru membuat kegiatan belajar jarak jauh menjadi efektif. Tidak seperti aplikasi Zoom, Google Classrom memungkinkan bagi guru untuk melakukan kegiatan belajar layaknya di kelas tanpa batas waktu maksimal. Biasanya, guru lebih senang menggunakan aplikasi ini karena sudah terintegrasi dengan layanan Google lainnya seperti Google Dokumen dan Google Drive.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKomInfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (3/8/2021) juga menghadirkan pembicara Erri Gandjar (Founder HIRU Clothing Line & GA Director OZ Radio Bali), Anik Indrawati (Owner LKP Indra Komputer & Relawan TIK Kabupetan Tulungagung), dan Theo Derick (Founder & CEO).
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.
Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Jakarta kembali ambil bagian dalam World Wellness Weekend (WWW) 2026 yang berlangsung pada 18–20 September. Memasuki tahun… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — ARTOTEL Gelora Senayan Jakarta memperkuat komitmen terhadap lingkungan kerja inklusif melalui inisiatif The Art of Goodness, program… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Memasuki tahun keenam perjalanan, Aston Kemayoran City Hotel menghadirkan promo Six & Beyond dengan harga mulai Rp666.666… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Menghadiri pameran, konser, atau event besar di JIExpo Kemayoran kerap berarti berhadapan dengan kepadatan lalu lintas dan… Read More
BEKASI, WARTAEVENT.com — Malam akhir pekan tidak selalu harus diisi dengan perjalanan jauh. ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi menawarkan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Novotel Jakarta Cikini menandai tujuh tahun perjalanan bisnisnya melalui Corporate & Media Gathering bertajuk The Magnificent 7th,… Read More
Leave a Comment