Site icon WARTAEVENT.COM

Maksimalkan Platform Digital, Penjualan PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) Meningkat

WARTAEVENT.com – Semarang. Pandemi Covid-19 telah berpengaruh terhadap banyak sektor, termasuk sektor properti. Para pelaku bisnis hampir di semua sektor tak punya pilihan lain, kecuali beradaptasi antara lain dengan mengadopsi digitalisasi. 

Hampir semua sektor bisnis sudah mulai memanfaatkan era digital, mulai dari sektor pangan, komunikasi, energi, keuangan, kesehatan, sektor industri properti dan masih banyak lagi.

Baca Juga : Tahun Depan, Dafam Hotel Management Siap Menjadi Operator Hotel Berbasis Digital

Bicara sektor industri properti, sektor inipun tak luput dari terjangan era disrupsi. Jika dulu seorang broker menjaring pelanggan dengan alat promosi seperti menyebar brosur dan menyelenggarakan berbagai event. Sekarang, broker mengadopsi pola promosi melalui marketplace dan memanfaatkan media sosial.

Pemanfaatan era digital, terutama di masa pandemi seperti ini sangat memudahkan dan menguntungkan perusahaan. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan penjualan unit properti, insight dari hasil media sosial dan testimoni dari konsumen langsung. 

Peningkatan penjualan properti bisa dilakukan dengan beberapa strategi seperti memanfaatkan iklan media, social media marketing (Instagram, Facebook, Whatsapp, marketplace), website professional dan lainnya.

Meski masa PPKM diperpanjang, Dafamland pantang menyerah. Justru terus berinovasi. PT Dafam Maju Bersama yang merupakan entitas anak perusahan PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM), telah menggunakan semua platform digital, mulai dari pengelolaan website, social media, dan beberapa aplikasi telepon genggam dengan tujuan untuk memudahkan akses komunikasi ke konsumen dan calon konsumen.

Baca Juga : Akhir Tahun Ini Dafam Hotel Management Membuka Hotel di Jakarta dan Yogyakarta

Wijaya Dahlan, Direktur Dafamland PT Dafam Property Indonesia Tbk, mengungkapkan, perpanjangan PPKM darurat sangat memberikan hambatan bagi perusahaan dan menuntut perusahaan beradaptasi.

“Dengan diterapkannya digitalisasi sejak pertengahan tahun 2020 lalu, saat ini target penjualan kami mencapai 48% pada akhir kuartal I tahun 2021. Akad jual beli yang sudah kami capai yaitu 57 unit,” ungkap Wijjaya Dahlan.

Selama masa pandemi ini, dengan digiatkannya aktifitas digital marketing, memberikan efek peningkatan 21,54% jumlah pengunjung di website Dafamland, dari sebelumnya yang hanya 6.668 kunjungan, kini menjadi 8.104 netizen (26/08/21). 

Selain website, Dafamland pun melakukan penetrasi pada berbagai platform social media, seperti di facebook. Di platform ini Dafamland berhasil memperoleh kenaikan jangkauan hingga 225% dari periode sebelumnya. 

Baca Juga : Dafam Hotel Management Ambil Alih Manajemen dan Rebranding Grand Dafam Braga Bandung

Sebagai gambaran pada November 2020 hingga saat ini Dafamland telah menjangkau 460.000 target market yang telah ditetapkan. Untuk di Instagram Dafamland telah menjangkau 155.029 orang, dan dari 155 ribu jangkauan tersebut bukan merupakan follower Dafamland.

PPKM yang belum tahu sampai kapan akan berakhir tidak lantas membuat salah satu entitas anak perusahaan PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) ini lesu dan menyerah. Dafamland optimis mampu meningkatkan penjualan dan insight media social di quartal ke empat ini. [*]

Exit mobile version