WARTAEVENT.com – Jakarta. Risiko terpapar virus SARS Covid-19 menuntut setiap orang untuk hidup lebih sehat lagi. Pada bulan Juli 2020, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengeluarkan pernyataan resmi bahwa virus Covid-19 bisa ditularkan melalui udara alias airborne.
Hal ini tentunya menimbulkan keresahan di tengah masyarakat yang sebelumnya memahami bahwa virus tersebut hanya bisa menular melalui kontak langsung dengan sekresi berupa air liur dan semburan cairan yang dikeluarkan ketika seseorang yang sudah terjangkit Covid-19 berbicara, bernapas, bersin, batuk, atau bernyanyi.
Baca Juga : Begini Cara PT JAS Menangani Pengiriman Vaksin Covid-19
Pernyataan WHO tersebut kemudian membuat masyarakat harus mencari cara lain untuk melindungi diri dan keluarganya selain secara konsisten menggunakan masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan.
dr. Mulyaningsih, berdasarkan data dari Center for Health-Related Aerosol Studies, Department of Environmental Health, University of Cincinnati, Cincinnati, Ohio, USA, menyatakan, masker N95 menyaring hingga0,3 mikron, sementara ukuran partikel virus Covid-19 adalah 0,125 mikron.
Baca Juga : IKEA Indonesia Kolab dengan Save the Children Membantu Anak-anak Terdampak Covid-19
“Dari data dan sumber tersebut menunjukkan bahwa masker N95 pun belum memberikan perlindungan 100%,” jelas Doketer yang akrab disapa dengan Yani ini di Jakarta (08/02/2021)..
Pentingnya Dekontaminasi
Dalam kesempatan tersebut Yani pun menjelaskan, pentingnya setiap orang memiliki memiliki alat dekontaminasi udara agar selama 24 jam terlindungi dari virus, bakteri, spora dan jamur.
Baca Juga : Yuk Ikutan Peduli Lingkungan dengan Berubah dari Rumah
Sebab, dekontaminasi bertugas membunuh virus serta bakteri dan air puri er bertugas menjaga kebersihan udara.
Menurut WHO dan CDC dekontaminasi yang baik itu memanfaatkan teknologi ozon, ion, hepa filter, dan food-grade hidrogen peroksida yang mampu membasmi sekaligus menetralkan berbagai zat berbahaya yang melekat di udara dan berbagai permukaan.
Baca Juga : Danau Toba Restaurant, Kuliner Indonesia Pertama di Tanzania
“Sedangkan air purifer memanfaatkan teknologi ion negatif yang berfungsi menyegarkan udara dengan mengeliminasi asap dan debu sampai ukuran PM2.5
BNT Perkenalkan Produk Dekontaminasi “Aerosafe”
Alfonsius Aditya, Sales & Marketing Director PT. Bhakti Nusantara Teknologi, saat memperkenalkan produk dekontaminasi bernama Aerosafe menjelaskan, pihak internal mereka telah melakukan riset dan pengembangan yang mengacu pada badan-badan internasional seperti WHO dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC).
Baca Juga : Visang Perusahaan Edtech Usia Dini dari Korea Ini Masuk Finalis dalam Bett Award
Hasil riset tersebut berisi pengurangan ancaman dan penyebaran Covid-19 di dalam ruangan dengan cara dekontaminasi udara yang mampu melepaskan zat-zat yang aktif mencari dan membunuh virus dan bakteri yang terdapat di udara maupun permukaan.
Berdasarkan hal tersebut, PT Bhakti Nusantara Teknologi meluncurkan lini produk bernama Aerosafe. Produk tersebut dihadirkan dalam 2 jenis yaitu Aerosafe Portable dan Aerosafe Mini.
“Teknologi dekontaminasi tersebut berbeda dengan teknologi alat pembersih udara pada umumnya yang hanya mengandalkan metode penyaringan udara dalam ruang lingkup yang terbatas,” ungkap Aditya.
Aerosafe Portable
Perangkat dekontaminasi dengan teknologi mutakhir, aktif membasmi dan menetralkan zat berbahaya dengan teknologi Advanced Quad Decontamination yang terintegrasi dengan Sistem sensor yang aman dan cerdas berstandar rumah sakit.
Baca Juga : Hai Gamers Shadow Arena, Hero Tantu dan Wu-Ju yang Telah Diperbarui, Bagaimana Kekuatannya?
Produk Aerosafe ini memanfaatkan teknologi ozon, ion negatif, food grade hidrogen peroksida, dan hepa filter yang secara efektif dan efisien menjadikan alat ini mampu memberikan perlindungan tanpa henti.
Mengeluarkan partikel dengan ukuran dibawah 5 mikron, perangkat ini mampu melakukan dekontaminasi yang efisien dan distribusi yang maksimum tanpa meninggalkan residu.
Baca Juga : Pengen Jadi Content Creator, Simak 5 Tips Ini Agar Konten Video Mengesankan
Aerosafe Portable mengadopsi teknologi hidrogen peroksida sebagai disinfektan dan telah digunakan di seluruh dunia sebagaimana rekomendasi dari WHO. Selain itu alat ini pun menggunakan hepa filteryang dapat menangkan ukuran partikel hingga 0,3 micron.
Aerosafe Mini
Aditya pun menjelaskan, produk Aerosafe mini sebagai perangkat dekontaminasi dalam ukuran kecil dengan sistem dual mode decontamination and air purifer.
“Mode dekontaminasi memanfaatkan teknologi ozon terbaru untuk membasmi dan menetralkan bakteri, virus dan zat berbahaya.. Sedangkan mode air purifier memanfaatkan teknologi ion negatif untuk menghilangkan PM2,5 untuk udara yang lebih berkualitas,” tambahnya.
Selain itu ukurannya yang kecil, Aerosafe ini mudah dibawa kemana-mana sehingga cocok untuk kamar tidur, ruang keluarga, ruang kantor, mobil, kulkas atau mesin pendingin.
Aerosafe Mini membenamkan beberapa teknologi utama seperti ozone. Sebgaimana diketahui bahwa ozone telah digunakan oleh banyak negara untuk menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur. “Tidak ada mikroorganisme lain yang tumbuh kembali tetapi tidak begitu efektif untuk membunuh virus tertentu,” paparnya.
Baca Juga : Tempat Kongkow Paling Cozy dan Kekinian Ini Ada di Jatiwaringin
Teknologi lainnya adalah Ionizer. Ionizer dapat membantu mengurangi virus dan bakteri di udara, serta mengatasi debu mikro dan serbuk sari (bubuk). [*]
- Penulis & Editor : Fatkhurrohim