Tak hanya pelaku UMKM yang dapat memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan bisnis, menurut Dudung Cahyadi, siapapun bisa memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana investasi. Beberapa contoh marak yang banyak menerapkan teknologi digital untuk investasi adalah investasi digital emas, reksa dana digital, saham digital, investasi forex, investasi properti, maupun e-commerce.
“Investasi e-commerce masih menjadi penopang ekonomi Indonesia pada 2023 ini menyusul masih besarnya dominasi sektor tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Dudung sembari mengutip pernyataan Ketua Dewan Pembina Asosiasi e-Commerce Indonesia Rudiantara.
Baca Juga : Anak Wajib Paham tentang Keamanan Digital dan Potensi Bahaya dari Ruang Digital
Soal e-commerce, lanjutnya, akan memberi banyak manfaat bagi pelaku usaha. Selain tidak memakan biaya banyak untuk pemasaran, biaya operasional juga bisa ditekan. Hal ini tentu dapat menaikkan efisiensi bisnis. Daya saing bisa menguat, serta dapat menyerap tenaga kerja baru.
“Namun, pemanfaatan teknologi digital untuk pengembangan bisnis tetap harus disertai kewaspadaan mengenai keamanan bertransaksi digital. Pastikan juga alamat yang dituju sudah benar dan rajinlah untuk mengonfirmasi setiap transaksi yang ada,” ucap Dudung.
Baca Juga : Simak Tips Jitu Berikut Agar Bisnis Kuliner Laris Manis
Sementara itu, menurut Husein Ali, untuk menjadi pribadi yang unggul dan berkompeten di tengah maraknya pemanfaatan teknologi digital, ada sejumlah hal yang harus dilakukan. Pertama-tama adalah mengenali potensi dan minat diri kita sendiri. Kedua, membiasakan diri untuk selalu berbagi informasi di depan kamera.
“Bagaimana cara menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan bertalenta di era digital? Yang bisa dilakukan adalah memberi tontonan yang baik dan memotivasi atau memilih tontonan yang bernilai atau bermutu,” ucapnya.
Baca Juga : Berikut Kiat Sukses Berjualan di Media Sosial
Workshop Literasi Digital ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi. [*]
Page: 1 2
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Pengalaman menginap di hotel tidak selalu harus mengikuti ritme perjalanan yang serba cepat. Janévalla Bandung menawarkan pendekatan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Merayakan batik tidak selalu harus melalui busana. Di Novotel Jakarta Cikini, peringatan Hari Batik Nasional tahun ini… Read More
CIBUBUR, WARTAEVENT.com — Seni kontemporer kembali hadir di ruang publik Cibubur melalui Immanence, pameran tunggal seniman Yahya Rifandaru di ARTOTEL… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Bursa pariwisata internasional TTC Travel Mart yang diselenggarakan oleh TTC Indonesia tahun ini kembali diselenggarakan. Kota Jakarta,… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Batik tidak lagi terbatas pada busana formal. Di Sentul City, warisan budaya Indonesia tersebut hadir dalam aktivitas… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Pengenalan batik kepada generasi muda tidak selalu harus berlangsung dalam ruang belajar formal. The Alana Hotel Sentul… Read More
Leave a Comment