Categories: News

Padepokan Sangkuraga Ajarkan Silat Sebagai Warisan Budaya Bangsa

wartaevent.com – Kuningan. Pendidikan adalah urat nadi kehidupan generasi masa depan. Terutama di era milenial saat ini, dibutuhkan generasi yang berarakter dan berkepribadian bangsa. Padepokan Sangkuraga sejak awal didirikan memiliki kurikulum pendidikan yang berbasis pendidikan karakter, menanamkan ilmu agama dan ilmu beladiri.

Tinia Budiarti, salah satu penasehat di Padepokan Sangkuraga mengatakan, Padepokan merupakan kata yang berasal dari istilah Jawa, yang artinya Asrama sekaligus tempat sekolah yang menjadi satu kegiatan belajar dan mengajar berbagai macam ilmu. Di jaman kerajaan, padepokan adalah tempat untuk menggembleng ilmu keagamaan dan ilmu kanuragan bagi para Kesatria, sebelum mereka memiliki jabatan tinggi di kerajaan.

“Padepokan lebih terkenal tempat belajar dan tempat penggemblengan juga tempat tinggal para pendekar utamanya dalam dunia persilatan. Pada mulanya kata Padepokan adalah tempat tinggal para Pujangga dalam masyarakat Jawa. Namun seiring perjalanan waktu karena Pujangga juga menguasai Ilmu Kanuragan dan Kebatinan maka sebagian besar masyarakat Jawa beranggapan Padepokan merupakan tempat penggemblengan Para Pendekar,” Jelas Tinia.

Ditambahkan Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Judi Wahjudin menjelaskan, padepokan merupakan lembaga pendidikan non-formal, yang ikut berperan dalam pembentukan karakter bangsa.

Tidak semua padepokan yang ada di Nusantara mengajarkan materi pendidikan maupun pelatihan bela diri dengan baik.

“Padepokan, lembaga non formal di masyarakat yang bersifat positif. Ada sifatnya beladiri, olahraga, pengobatan dan sebagainya. Tapi ada juga olah rasa. Siswa ditempa, sabar dan toleransi. Ada juga olah pikir. Namun harus juga ada ketrampilan. Jadi output dari padepokan itu jadi agen perubahan,” ujarnya saat memberikan materi diskusi “Menumbuhkan Peran Padepokan Pembentukan Karakter di Indonesia,” yang digelar di Padepokan Sangkuraga di Desa Sukaraja, Kecamatan Ciawi Gebang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020).

Padepokan Sangkuraga terletak di Desa Sukaraja, Kecamatan Ciawi Gebang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat yang didirikan oleh Saepul Milah. Sang guru yang akrab disapa Kang Muh ini sudah sejak usia belia menjadi murid di salah satu padepokan. Setelah sarat ilmu, dia pun berinisiatif mendirikan padepokannya sendiri.

“Tidak semua padepokan yang ada di Nusantara mengajarkan materi pendidikan maupun pelatihan bela diri dengan baik. Banyak padepokan yang mengajarkan hanya materi dasarnya saja, sehingga ketika anak didik keluar dari padepokan, ilmunya tidak bisa terpakai,” kata kang Muh.

Padepokan Sangkuraga mengajarkan seni bela diri (Silat) dan Agama Islam. Untuk silat merupakan gabungan dari silat Cimande, Menpo Cikalong, Singo Demak, Silektuo Sumatra, Karateka, Boxer, Kung Fu, Taekwondo, Muang Thai dan Tinju. Seni bela diri yang di terapkan di padepokan adalah seni bela diri yang selama ini Kang Muh pelajari dari sejak umur 19 tahun.

Padepokan Sangkuraga memberikan pola latihan dua versi, yaitu materi pelatihan yang berbeda dengan silat lainnya. Pencak silat ini sangat agresif, sangat cocok untuk di lapangan.

“Kami menyediakan dua versi, untuk di arena dan di luar arena di lapangan. Bagi yang ingin belajar silahkan datang langsung mulai dari SD, SMP, SMA, mahasiswa, dewasa, tua atau pun muda. Kami siap untuk berbagi ilmu yang kami punya,” ujarnya.

Menurut Kang Muh, selama ini banyak yang berpendapat jika padepokan lebih banyak mengajarkan ilmu beladiri ketimbang ilmu pendidikan lainnya.

Pendapatnya tersebut menurutnya salah karena padepokan juga mengajarkan ilmu dan pengetahuan-pengetahuan lain yang menjadi bekal bagi murid-muridnya. [*]

  • Penulis & Editor : Teguh S
Teguh S Gembur

Leave a Comment

Recent Posts

Kembangkan Arah Ekosistem Fesyen Matahari Menjadi MDS Retailing

JAKARTA, WARTAEVENT.com — PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) resmi mengumumkan perubahan nama menjadi PT MDS Retailing Tbk sebagai bagian… Read More

12 hours ago

Festival Whisky Hong Kong 2026 Tampilkan 1.500 Spirit Premium

HONG KONG, WARTAEVENT.com — InterContinental Grand Stanford Hong Kong kembali menggelar Hong Kong Whisky Festival 2026, yang akan berlangsung pada… Read More

12 hours ago

Kartini Talk: ARTOTEL Yogyakarta Angkat Isu Kesehatan dan Kreativitas Perempuan

YOGYAKARTA, WARTAEVENT.com — Memperingati Hari Kartini, ARTOTEL Yogyakarta menggelar rangkaian kegiatan bertema pemberdayaan perempuan melalui edukasi kesehatan dan aktivitas kreatif.… Read More

13 hours ago

Jabra PanaCast Audio dan Videeo Plug-and-Play untuk di Ruang Meeting

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Jabra melengkapi lini perangkat kerja hibrida dengan menghadirkan Jabra PanaCast Room Kit, sistem kolaborasi ruang rapat yang… Read More

1 day ago

Jabra Perkenlkan Seri Evolve3 dan Evolve3 75 yang Kece untuk Kerja Hibrida

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Jabra memperkenalkan seri headset Jabra Evolve3 sebagai solusi terbaru untuk mendukung gaya kerja hibrida yang kian populer.… Read More

1 day ago

Swiss-Belhotel Luncurkan Aplikasi Mobile untuk Pengalaman Tamu

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Swiss-Belhotel International memperkenalkan aplikasi mobile sebagai bagian dari strategi transformasi digital untuk meningkatkan pengalaman tamu secara menyeluruh.… Read More

2 days ago