Pertahankan Konsep Intimate, Ini Harga Bundling Tiket The Papandayan Jazz Festival dan Menginap

Selain tiket reguler, penyelenggara menyediakan paket kamar mulai Rp1.980.000 untuk dua orang. Paket tersebut mencakup akomodasi sekaligus tiket festival.

Strategi tersebut berkaitan dengan upaya penyelenggara mengurangi benturan jadwal antarpanggung. Penonton diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk menyaksikan penampilan musisi yang mereka pilih.

“Setiap stage sudah kami lock. Jadi, jumlah musisi tidak selalu bertambah setiap tahun,” urai Gita.

Read More

Pendekatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penyelenggara tidak semata mengejar kuantitas penampil. Pengaturan waktu pertunjukan menjadi bagian dari pengalaman pengunjung yang ingin menikmati festival tanpa harus memilih terlalu banyak penampilan yang berlangsung bersamaan.

Dari sisi penjualan, TP Jazz Festival mempertahankan target yang disesuaikan dengan kapasitas lokasi. Penyelenggara menargetkan penjualan sekitar 3.500 hingga 4.000 tiket setiap tahun.

Angka tersebut memang relatif terbatas jika dibandingkan festival musik dengan kapasitas puluhan ribu penonton. Namun, keterbatasan itu justru menjadi bagian dari karakter TP Jazz Festival.

Baca Juga :  TPJF Perluas Kolaborasi, Dorong Festival Jadi Atraksi Wisata

Gita menyebut kapasitas nyaman festival berada di kisaran 1.700 orang per hari. Dengan jumlah tersebut, pengunjung tetap dapat menikmati pertunjukan tanpa harus berada dalam kerumunan yang terlalu padat.

“Memang sedikit kalau disebut sebagai festival, tetapi memang segitulah kapasitas The Papandayan dan itu menjadi salah satu keunikan area festival kami,” katanya.

Selain tiket reguler, penyelenggara menyediakan paket kamar mulai Rp1.980.000 untuk dua orang. Paket tersebut mencakup akomodasi sekaligus tiket festival.

Pengunjung yang memilih paket ini juga memperoleh kartu kamar dengan identitas khusus TP Jazz Festival. Kartu tersebut dapat dibawa pulang sebagai suvenir.

Konsep paket tersebut memperkuat posisi TP Jazz Festival sebagai festival yang menggabungkan pengalaman musik dan hospitality. Penonton tidak hanya membeli akses pertunjukan, tetapi juga memperoleh pilihan untuk tinggal di lokasi yang sama dengan penyelenggaraan festival.

Dengan mempertahankan kapasitas terbatas, jumlah panggung yang terukur, serta integrasi antara festival dan fasilitas hotel, TP Jazz Festival memasuki tahun ke-11 dengan pendekatan yang tidak mengejar skala semata. Festival justru mempertahankan ruang yang lebih intimate sebagai identitas penyelenggaraannya. (*)

Baca Juga :  Klaten Etno Jazz Sawah 2024: Festival Musik yang Menyatukan Alam dan Kearifan Lokal di Tengah Sawah

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian  sudah install aplikasi WhatsApp ya.

  • Editor : Fatkhurrohim

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *