wartaevent.com – Jakarta. Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung (Babel) menyiapkan tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata untuk siap bertransformasi ke non-tambang beralih ke sektor pariwisata dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Untuk mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata, Pemprov Kepulauan Bangka-Belitung bersama stakeholder pariwisata siap mengembangkan 3 KEK pariwisata salah satunya KEK di Tanjung Kelayang.
Kep. Babel ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai satu di antara 10 destinasi pariwisata prioritas dikembangkan menjadi ‘Bali Baru’, sedangkan 2 KEK lainnya sedang dipersiapkan di Tanjung Gunung, dan Sungailiat, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka.
Baca Juga : Jatigede Diusulkan Jadi KEK Pariwisata
Fery Insani, Kepulauan Belitung, Kepala Bappeda Kep. Bangka-Belitung mewakili Gubernur, dalam acara launching dan press conference Bangka Cultural Wave Festival (BCWF) 2019, pada hari Senin (25/03/2019) di Gedung Sapta Pesona, Kementarian Pariwisata, Jakarta mengatakan, KEK Pariwisata ini disiapkan sebagai destinasi kelas dunia. Dan, Kepulauan Bangka-Belitung siap menjadi destinasi pariwisata terbaik di Indonesia.
Fery Insani menjelaskan, Provinsi Kep. Bangka-Belitung tidak bisa terus mengandalkan dari hasil tambang yang kecenderungannya makin menurun, sehingga segera bertransformasi ke non-tambang di antaranya sektor pariwisata.
“Sektor pariwisata akan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Fery Insani. Ia mengatakan, pertumbuhan ekonomi Provinsi Kep. Bangka Belitung tahun lalu sebesar 4,45% atau di bawah pertumbuhan ekonomi Pulau Sumatera sebesar 5,4% dan pertumbuhan ekonomi nasional 5,17%.
Sementara itu, Esthy Reko Astuti, Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural, memberikan apresiasi penyelenggaraan BCW Festival 2019 sebagai upaya pelestarian dan pengembangan budaya sebagai daya tarik wisata sekaligus mempromosikan serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pulau Bangka.
Baca Juga : Kawasan Sungai Liat Akan Dijadikan KEK Pariwisata, Ini Potensinya
“Penyelenggaraan event akan meningkatkan ekonomi serta indeks kebahagian masyarakat sekaligus memperkuat unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) juga unsur terpenting CEO commitment. Pulau Bangka rencanya memiliki 2 KEK pariwisata di Tanjung Gunung dan Sungailiat sebagai destinasi kelas dunia. Kemajuan KEK ini tidak lepas dari CEO commitment,” kata Esthy Reko Astuti didampingi Bupati Bangka Mulkan.
Esthy Reko Astuti menjelaskan, event Bangka Cultural Wave Festival (BCWF) 2019 masuk dalam 100 Calender of Event Wonderful Indonesia (CoE WI) 2019. “Provinsi Kep. Babel mempunyai tiga event unggulan yang masuk dalam CoE WI 2019,” kata Esthy Reko Astuti. [*]
MAKASSAR, WARTAEVENT.com — Extrajoss Ultimate kembali memperluas pendekatan lifestyle marketing dengan menghadirkan “Extrajoss Ultimate Takeover Makassar” di kawasan Jalan Jend.… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren personal color analysis semakin mendapat tempat di kalangan urban, terutama generasi muda yang menjadikan warna sebagai… Read More
SURABAYA, WARTAEVENT.com – Kota Surabaya kembali dipilih sebagai kota pembuka rangkaian roadshow nasional Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026. Pameran kopi… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Archipelago Hotels memperluas ekspansi bisnisnya di Sumatra dengan membuka fave+ hotel Lampung, pertengahan Mei 2026. Kehadiran hotel… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri automated retail di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan agresif seiring perubahan perilaku konsumen yang semakin mengutamakan kepraktisan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Tren makanan cepat saji dengan harga terjangkau semakin menjadi perhatian di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat urban.… Read More
Leave a Comment