WARTAEVENT.com – Jakarta. Penggunaan pupuk kimia dan pestisida yang berlebihan ternyata membawa dampak negatif seperti rusaknya tanah di lahan pertanian dan produktifitasnya menurun.
Hal ini terjadi karena bahan kimia yang berbahaya membuat tanah menjadi kering, kehilangan unsur hara alaminya, asam, dan mematikan mikroba serta ekosistem tanah yang seharusnya dapat mengurai unsur hara.
Baca Juga : Urban Farmer Hidroponik Panennya Meningkat Gegara Teknologi Ini
Untuk mewujudkan pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, dibutuhkan peran pupuk hayati, yaitu pupuk yang mengandung mikroba tanah yang berfungsi sebagai pembenah tanah sehingga dapat mengembalikan kesuburan tanah.
Tidak hanya sekedar menyuburkan tanah, juga mampu meningkatkan beberapa hal seperti penen lebih cepat dan meningkat, dan tanaman jadi tahan terhadap penyakit.
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Paradigma pembangunan pariwisata Indonesia dinilai telah bergeser dari sekadar mengejar jumlah kunjungan wisatawan menuju penciptaan pengalaman yang… Read More
KARANGANYAR, WARTAEVENT.com – Pembangunan sektor pariwisata dinilai perlu bergeser dari pendekatan yang berorientasi pada infrastruktur menuju model yang menempatkan masyarakat… Read More
KULON PROGO, WARTAEVENT.com – Libur sekolah menjadi momen yang dimanfaatkan banyak keluarga untuk menikmati waktu bersama. Menjawab tren tersebut, MORAZEN… Read More
KUNINGAN, WARTAEVENT.com – Liburan sekolah tak lagi sekadar menginap di hotel. Konsep family staycation kini berkembang menjadi pengalaman yang menggabungkan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – PT Kanomas Arci Wisata resmi meluncurkan Kanomas Umroh & Leisure Distribution Platform, sebuah platform digital terintegrasi yang… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Gaia Music Festival (GMF) 2026 resmi diumumkan melalui konferensi pers yang digelar di Habitate Jakarta pada Selasa… Read More
Leave a Comment