Wartaevent.com, Jakarta – Sambut hari lahirnya Pancasila, Film berjudul Lima dijadwalkan tayang serentak di layar bioskop Tanah Air mulai 31 Mei mendatang. Jadwal tayang ini semakin menguatkan pesan dan makna cerita film Lima, yang mengajak penonton untuk meresapi kembali makna dan nilai hakiki yang terkandung pada lima butir sila dalam Pancasila.
Seperti jumlah sila yang yang ada, film bergenre omnibus ini pun digarap oleh sekaligus lima sutradara. Mereka adalah Shalahuddin Siregar, Tika Pramesti, Lola Amaria, Harvan Agustriyansyah dan Adriyanto Dewo. Masing-masing sutradara memvisualisasikan cerita, sesuai sila dalam pancasila yang kemudian disajikan dalam adonan sinematografi yang menarik.
“Lima sila, yakni: Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Musyawarah, dan Keadilan. Jika diterapkan secara benar, tidak akan ada lagi hal-hal negatif yang belakangan ini terjadi,” kata Lola Amaria di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (24/5).
Lola mengatakan, film Lima lahir dari sebuah pemikiran dan ide bersama. Saat itu dirinya merasa berat jika harus menggarapnya seorang diri. Muncullah gagasan agar menggarap film ini berlima, yang masing-mengerjakan setiap butir ayat Pancasila.
“Saya pikir Pancasila itu bagus juga ya, kalau divisialisasikan. Akhirnya kami ngobrol dengan kreatif panjang, sampai akhirnya merasa enggak mungkin bisa kalau digarap oleh satu orang, melainkan lima orang,” jelas Lola.
Selain oleh lima sutradara, film Lima juga melibatkan lima tokoh utama, yakni Tri Yudiman, Baskara Mahendra, Prisia Nasution, Yoga Pratama dan Dewi Pakis. Menceritakan keseharian dalam sebuah keluarga yang terdiri dari ibu bersama tiga anaknya dan seorang pembantu. Ribut-ribut mulai muncul sejak sang ibu meninggal dunia.
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Kesadaran generasi muda terhadap pentingnya kesehatan mental terus meningkat. Seiring berkembangnya isu tersebut, kebutuhan akan ruang aman… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Pengalaman berkunjung ke pusat perabot rumah kini tak lagi hanya soal berbelanja. Bagi banyak orang, menikmati hidangan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Paradigma pembangunan pariwisata Indonesia dinilai telah bergeser dari sekadar mengejar jumlah kunjungan wisatawan menuju penciptaan pengalaman yang… Read More
KARANGANYAR, WARTAEVENT.com – Pembangunan sektor pariwisata dinilai perlu bergeser dari pendekatan yang berorientasi pada infrastruktur menuju model yang menempatkan masyarakat… Read More
KULON PROGO, WARTAEVENT.com – Libur sekolah menjadi momen yang dimanfaatkan banyak keluarga untuk menikmati waktu bersama. Menjawab tren tersebut, MORAZEN… Read More
KUNINGAN, WARTAEVENT.com – Liburan sekolah tak lagi sekadar menginap di hotel. Konsep family staycation kini berkembang menjadi pengalaman yang menggabungkan… Read More
Leave a Comment