Wartaevent.com, Jakarta- Setelah sukses dalam film Ci(N)ta (2009) dan film Demi Ucok (2013), sutradara Sammaria Simanjuntak kini memilih genre horor sebagai film terbarunya yang berjudul Sesat : Yang Sudah Pergi Jangan Dipanggil Lagi. Selain sebagai sutradara, Sammaria iuga meniadi penulis naskah cerita fllm produksi Rapi Film yang tayang serentak di bioskop Tanah Air, mulai 23 Agustus mendatang.
“Sebuah kehormatan bagi saya, mendapat kesempatan untuk menyutradarai film ini,“ kata Sammaria Simanjuntak, dalam acara press screening fllm Sesat di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/8).
Dalam film Sesat, Sammaria sengaja membuat nama baru dan daerah baru agar tidak menyinggung aliran kepercayaan siapapun dan daerah manapun.
“Sebuah kehormatan bagi saya, mendapat kesempatan untuk menyutradarai mm ini,“ kata Sammaria Simanjuntak, dalam acara press screening film Sesat di Epicentrum XXI, Kuningan, Iakarta Selatan, Kamis (16/8).
Dalam film Sesat, Sammaria sengaja membuat nama baru dan daerah baru agar tidak menyinggung aliran kepercayaan siapapun dan daerah manapun.
“Inspirasinya dari hal-hal yang ada di sekitar kita, tapi tetap relevan dengan masyarakat kita,” ujar Sammaria yang sengaja menciptakan nama desa dan sosok hantu bernama Beremanyan dalam film Sesat.
Menceritakan tentang sebuah keluarga yang pindah ke sebuah desa terpencil bernama Beremanyan. Sebuah desa terpencil yang juga dihuni hantu yang mampu mengabulkan keinginan manusia yang memanggilnya melalui ritual tertentu.
Amara (Laura Theux) yang ingin berkomunikasi dengan ayahnya yang sudah meninggal, tergoda untuk melakukan ritual memanggil Beremanyan yang bersemayam sumur di dalam, untuk mengabulkan keinginannya bisa berkomunikasi dengan roh ayahnya.
Upaya tersebut nyaris mengorbankan nyawa orang-orang yang dikasihinya, yakni ibu (Vonny Cornelia), adiknya Kasih (Rebecca Klopper) dan opanya (Arswendy Bening Swara).
Situasi ini semakin menguatkan pesan yang ingin dibawa ini bahwa yang Sudah Pergi Iangan Dipanggil Lagi. Film ini iuga dibintangi oleh Iaiang C Noer, Endy Artian, Valeri Tifanka, William Buvers dan Davis Kuen.
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Paradigma pembangunan pariwisata Indonesia dinilai telah bergeser dari sekadar mengejar jumlah kunjungan wisatawan menuju penciptaan pengalaman yang… Read More
KARANGANYAR, WARTAEVENT.com – Pembangunan sektor pariwisata dinilai perlu bergeser dari pendekatan yang berorientasi pada infrastruktur menuju model yang menempatkan masyarakat… Read More
KULON PROGO, WARTAEVENT.com – Libur sekolah menjadi momen yang dimanfaatkan banyak keluarga untuk menikmati waktu bersama. Menjawab tren tersebut, MORAZEN… Read More
KUNINGAN, WARTAEVENT.com – Liburan sekolah tak lagi sekadar menginap di hotel. Konsep family staycation kini berkembang menjadi pengalaman yang menggabungkan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – PT Kanomas Arci Wisata resmi meluncurkan Kanomas Umroh & Leisure Distribution Platform, sebuah platform digital terintegrasi yang… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Gaia Music Festival (GMF) 2026 resmi diumumkan melalui konferensi pers yang digelar di Habitate Jakarta pada Selasa… Read More
Leave a Comment