wartaevent.com – Singapura. Perusahaan nutrisi terkemuka di dunia, Herbalife Nutrition, pada (10/07/2020) merilis sejumlah temuan baru dari “Survei Kewirausahaan Global 2020” (Global Entrepreneurship Survey 2020) kedua yang digelar setiap tahun.
Menurut survei ini, keinginan kaum wanita di Asia Tenggara untuk berwirausaha lebih besar ketimbang kaum wanita lain di seluruh dunia. Bahkan, empat dari lima wanita (81%) di Asia Tenggara memiliki keinginan berwirausaha, lebih tinggi dari rata-rata global yaitu sebesar 72%.
Baca Juga : Serial Animasi “Dinosaur Train” Ditonton 500 Juta Kali di Platform IPTV di Tiongkok
Sementara, keinginan berwirausaha paling banyak disebutkan oleh para Generasi Z dan Milenial yang berusia 18-39 tahun.
Survei yang dilakukan oleh OnePoll pada bulan Maret dan April 2020, “Herbalife Nutrition Global Entrepreneurship Survey 2020” ini telah menjajaki pendapat 9.000 wanita berusia 18 tahun ke atas yang tersebar di 15 negara, termasuk 2.000 wanita di Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Singapura.
Survei ini menelaah sikap mereka tentang kewirausahaan. Selain mengungkap ambisi kewirausahaan di kalangan wanita Asia Tenggara, survei tersebut menemukan sejumlah alasan praktis yang menjadi dorongan utama untuk menjadi wirausahawan wanita pada saat ini.
Ketika ditanyai mengenai motivasi dalam merintis bisnis sendiri, responden menyebutkan kebutuhan untuk menghidupi keluarga (56%), keinginan menjadi pemimpin (54%), serta mengubah karier (53%).
Sejumlah alasan tersebut berada di posisi yang lebih penting ketimbang beberapa hal lain, seperti keinginan memperoleh kebebasan yang lebih besar dalam pekerjaan (45%) serta mengejar minat (41%).
Stephen Conchie, Senior Vice President & Managing Director, Asia Pasifik, Herbalife Nutrition menjelaskan, bagi kaum wanita di Asia Tenggara, motivasi terbesar untuk menjadi wirausahawan ialah kebutuhan mencari sumber pendapatan alternatif demi menghidupi keluarga.
“Semakin banyak wanita di kawasan ini yang ingin merintis bisnis sendiri jika dibandingkan rata-rata global, dan kami menyaksikan berbagai peluang bagi negara-negara untuk mendorong kewirausahaan wanita,” jelasnya.
Baca Juga : Di Google Play, Aplikasi Snack Video Masuk Peringkat Pertama
Sektor publik dan swasta perlu bersatu untuk menyediakan berbagai peluang, sumber daya, pendidikan, dan pelatihan yang mendukung wirausahawan wanita. Dengan demikian, mereka dapat mendobrak norma-norma sosial dan budaya, serta meletakkan dasar bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
“Wirausahawan wanita tak hanya berpotensi untuk memperoleh peluang pendapatan yang lebih baik. Namun, masyarakat juga dapat memiliki wirausahawan generasi baru sebagai panutan yang mampu memberikan peluang yang lebih luas bagi kaum wanita di masa depan,” pungkas Conchie. [*]
SURABAYA, WARTAEVENT.com – Kota Surabaya kembali dipilih sebagai kota pembuka rangkaian roadshow nasional Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026. Pameran kopi… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Archipelago Hotels memperluas ekspansi bisnisnya di Sumatra dengan membuka fave+ hotel Lampung, pertengahan Mei 2026. Kehadiran hotel… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri automated retail di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan agresif seiring perubahan perilaku konsumen yang semakin mengutamakan kepraktisan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Tren makanan cepat saji dengan harga terjangkau semakin menjadi perhatian di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat urban.… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Hotel Aloft Surabaya Pakuwon City bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menghadirkan ITS Innovation Experience pada 22–24… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Di tengah derasnya arus modernisasi dan budaya global, Dafam Express Jaksa Jakarta menghadirkan program “Kamis Betawi” sebagai… Read More
Leave a Comment