MAGELANG, WARTAEVENT.com – Di lereng sunyi Borobudur, ketika kabut pagi perlahan terangkat dari punggung Bukit Menoreh, The Setumbu Experience, ARTOTEL Curated berdiri bukan sekadar sebagai bangunan, melainkan perwujudan dialog antara manusia, alam, dan seni.
Hotel Manager The Setumbu Experience ARTOTEL Curated, Ahmad Andi, Minggu (26/4/2026), menjelaskan bangunan yang didirikan pada 2020 ini menghadirkan pengalaman tinggal yang melampaui fungsi akomodasi; ia adalah ruang jeda, tempat lanskap dan keheningan menjelma kemewahan paling hakiki.
Baca Juga : Ini Alasan Kenapa ARTOTEL Leguna Magelang Harus di Kota Sejuta Bunga
Dengan pendekatan arsitektur eclectic, The Setumbu Experience merangkul keberagaman bentuk, tekstur, dan rasa menjadi sebuah narasi visual yang hidup. Setiap sudutnya seperti dirancang untuk mengajarkan cara baru memandang semesta: lebih perlahan, lebih dalam.
“Di sini, dinding bukan sekadar struktur, melainkan bingkai bagi panorama Menoreh yang agung—hamparan hijau yang bergulung seperti doa panjang bumi kepada langit,” ungkap Andi.
Pagi di Setumbu lanjutnya, bukan hanya soal matahari terbit, tetapi ritual batin. Dari Punthuk Setumbu, cahaya pertama menyusup lembut di antara kabut, menyingkap siluet Borobudur dengan cara yang nyaris spiritual.
Baca Juga : Jadi Ikon “Bayi Tercantik” ARTOTEL Group, Hotel Ini Memperkaya Lanskap Parekraf Magelang
Pengalaman itu berlanjut melalui jejak menuju Gereja Ayam—destinasi ikonik bagi Film Ada Apa dengan Cinta (Jilid II), menembus lanskap yang menyimpan kisah, hingga perjalanan VW Tour menyusuri desa-desa sekitar yang memelihara denyut tradisi dan kesederhanaan.
Sebagai bagian dari kurasi ARTOTEL GROUP, estetika menjadi bahasa utama. Library yang intimate, serenity pool yang larut dalam hijaunya lanskap, hingga ruang-ruang artistik yang tak berisik, semuanya menyatu dalam orkestrasi yang menghubungkan tamu dengan esensi “escape from the crowded.”
The Setumbu Experience bukan hanya tempat beristirahat, melainkan ruang untuk pulang—kepada alam, kepada seni, dan kepada diri sendiri yang sering tertinggal dalam kebisingan dunia modern.
Baca Juga : ARTOTEL Leguna Magelang Perkuat Posisi Hotel Lifestyle Berbasis Seni
Buat kalian yang benar-benar ingin merasakan pengalaman berkesan secara jamak dan menyatu dengan alam harus memesan setidaknya seminggu sebelum keberangakatan, dan untuk kamarnya di banderol mulai Rp850.000 di tipe studio 25, Rp1.200.000 untuk tipe studio 35 dan junior suite di harga Rp2.100.000. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
SINGAPURA, WARTAEVENT.com – ArtScience Museum di Singapura menghadirkan More than Human: Making With the Living World, pameran yang mengeksplorasi hubungan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – House of Tugu Old Town Jakarta berkolaborasi dengan Bentara Budaya menghadirkan pameran batik Peranakan bertajuk Harmony in… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – ARTOTEL Casa Kuningan menghadirkan pameran tunggal Home Far Away karya Ancient Summer melalui ARTOTEL ARTSPACE, mulai 30… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Kementerian Pariwisata mendorong pengembangan wellness tourism berbasis budaya melalui penyelenggaraan Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) 2026 pada… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) berkolaborasi dengan Indosat Business dan Naraya Hospitality Group untuk mendorong transformasi… Read More
CISARUA, WARTAEVENT.com – Citra Cikopo Hotel & Family Cottages menawarkan paket meeting mulai dari Rp250.000 nett per orang dengan minimum… Read More
Leave a Comment