Travel

Tiga Ajaran Darma Bersatu di Puri Tri Agung

Wartaevent.com, Bangka- Berlibur ke Bangka rasanya tak lengkap jika belum berkunjung ke Puri Tri Agung. Bangunan ini objek wisata religi yang terletak di Pantai Tikus Desa Rebo, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Teddy, salah satu pengurus Kesekretariatan Padepokan Puri Tri Agung, menjelaskan bahwa tempat ini biasa disebut Kuil Shaolin. Mengajarkan tentang tiga ajaran Darma yang berasal dari aliran Konfutse, Budhisme, dan Taoisme.

Pengikut ajaran Konghucu tidak hanya dapat berwisata, namun juga bisa melaksanakan ibadah di sana.

Saat memasuki puri, wisatawan akan melihat tiga pstung besar di tengah. Ada patung Buddha Sakyamuni, Kong Zi, dan Lao Zi.

Di setiap sisi kanan dan kiri, ada lonceng besar dan bedug. Beberapa perayaan besar yang sering digelar di puri ini di antaranya Cap Go Meh, Sembahyang Rebut, dan Sembahyang Bulan.

Teddy  menambahkan, di mata masyarakat Bangka Belitung, puri ini dibangun sebagai pengingat adanya tiga ajaran tentang alam dan manusia.

“Budha mengajarkan tentang Karma, Tao tentang keseimbangan alam dan Khonghucu. Ketiga tokoh ini mengajarkan tentang kebajikan sifat sifat sebagai manusia,” terang Teddy.

Teddy mengungapkan, awalnya sebelum dibangun Puri, kawasan ini hanyalah tanah kosong. Banyak pohon-pohon dan bebatuan besar, apalagi lokasinya persis bersebelahan dengan pantai Tikus.

“Kemudian guru kita, Biksu Dharmasagaro Mahasthavira, mulai membangun Puri Pedepokan Tri Agung ini. Penempatan puri ini menurut beliau sangat bagus sesuai fengshui,” jelas Teddy.

Peletakan batu pertama pembangunan puri dilakukan pada tahun 2002. Lantaran terkendala biaya, maka pembangunan dilakukan menjadi dua tahap dan akhirnya diresmikan pada tanggal 18 Januari 2015.

Padepokan Puri Tri Agung biasanya ramai dikunjungi saat akhir pekan atau liburan panjang. Bahkan, bisa dikunjungi 5.000 orang dalam sehari pada saat perayaan hari besar.

Sebagai objek wisata, puri ini memang terbuka untuk umum untuk beribadah maupun hanya untuk berswafoto. Syaratnya sederhana, hanya melepaskan sandal, menjaga ketenangan, dan yang lebih penting lagi adalah tidak merokok. Pada bagian dalam puri 3 lantai ini, kita semakin dibuat berdecak kagum dengan ornamen dan arsitektur puri.


Teguh S Gembur

Leave a Comment

Recent Posts

ArtScience Museum Eksplorasi Tubuh Lewat Seni dan Sains

SINGAPURA, WARTAEVENT.com — ArtScience Museum menghadirkan pameran Flesh and Bones: The Art of Anatomy, sebuah eksplorasi lintas disiplin yang mengulas… Read More

11 hours ago

Toast Box Ekspansi ke Batam Usung Konsep Kopitiam Modern

BATAM, WARTAEVENT.com — Restoran asal Singapura, Toast Box, memperluas kehadirannya di Indonesia dengan membuka gerai pertama di Batam, Kepulauan Riau.… Read More

14 hours ago

Maskapai Ini Hadirkan Siaran Langsung Piala Dunia di Pesawat

SINGAPURA, WARTAEVENT.com — Maskapai Singapore Airlines (SIA) menghadirkan pengalaman hiburan berbeda bagi penumpang dengan menayangkan pertandingan FIFA World Cup 2026… Read More

19 hours ago

Aston Kemayoran Tawarkan Staycation Fleksibel dengan Konsep 24 Jam

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren staycation di Jakarta kian mengarah pada kebutuhan fleksibilitas waktu dan kenyamanan. Menjawab perubahan ini, Aston Kemayoran… Read More

20 hours ago

ARTOTEL Cibubur Hadirkan Dining Berkelanjutan Berbasis Plant-Based Lifestyle

CIBUBUR, WARTAEVENT.com – ARTOTEL Living World Kota Wisata – Cibubur mulai mengintegrasikan konsep dining berkelanjutan melalui inisiatif Rebellious Hunger yang… Read More

1 day ago

Kolaborasi Sponsor di Pestapora 2025: Catatan bagi Ekosistem Festival Musik

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Festival musik identik dengan suasana meriah—ribuan penonton berkumpul, panggung megah berdiri, dan musisi tampil silih berganti. Namun… Read More

1 day ago