Categories: News

Tinggalkan Platform E-Commerce yang Dirasa Tidak Aman

WARTAEVENT.com – Surabaya. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kota Surabaya pada hari ini Selasa (27/07/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Arief Budiono S.T,M.M, Firdaus Rahman, A.Md.A, Rachel Octavia, Andy Ardian, SP, MM dan Erbe Sentanu (KOL)

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Berfikir Kritis untuk Membasmi Hoax”. Dan diikuti oleh 620 peserta.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Andy Ardian, SP adalah langkah-langkah penting apa saja yang dapat dilakukan untuk terhindar dari penipuan online? 

Seperti yang diketahui bahwa e-commerce toko orange dan hijau juga rentan dihack pada ulasan toko dan rating penjualannya agar terlihat terpercaya serta banyak pembelinya. 

Dan pada saat itu Andy Ardian, SP langsung memberikan jawaban, penyedia jasa tersebut harus memastikan data privasi dan data pribadi masyarakat aman. Karena menjadi concernmasayarakat saat satu platforms mengalami kebocoran data. 

Diharapkan platforms tersebut bisa mengalokasikan sistem keamanan menjadi lebih baik, selain itu bisa melaporkan kepada pihak berwajib. Apabila merasa tidak merasa aman, tinggalkan platforms tersebut jangan diikuti lagi. 

Harus berpikir kritis mengenai keamanan kita, pastikan toko tersebut valid dan dapat dipercaya. Dengan memahami literasi digital kita bisa selamat dari penipuan yang ada dan tidak mudah tergoda oleh iming-iming.

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]

Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

Perkuat Restorasi Lingkungan, Nuanu Creative City Bali Tanam 1000 Spesies Pohon

BALI, WARTAEVENT.com — Di tengah masifnya pembangunan destinasi wisata dan kawasan kreatif di Bali, Nuanu Creative City mencoba menempatkan isu… Read More

12 hours ago

Swiss-Belhotel Perkuat Wisata Keluarga Lewat Program Loyalitas Anak Global

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Menyambut musim liburan sekolah 2026, Swiss-Belhotel International meluncurkan program loyalitas anak bertajuk SBEC Juniors sekaligus menghadirkan maskot… Read More

12 hours ago

ARTOTEL Cibubur Hadirkan Pameran Seni Kontemporer Empat Seniman Indonesia

CIBUBUR, WARTAEVENT.com — Hotel lifestyle kini tidak lagi sekadar menawarkan fasilitas menginap, tetapi juga menjadi ruang ekspresi seni dan kreativitas.… Read More

12 hours ago

Gugatan KAUMY di PN Bantul Berakhir Tanpa Kesepakatan Damai

BANTUL, WARTAEVENT.com — Sidang lanjutan perkara gugatan Kaumy di Pengadilan Negeri Bantul kembali digelar Selasa (26/5/2026) dengan agenda laporan hasil… Read More

13 hours ago

Work From Café Jadi Tren Kerja Kalangan Urban Muda ARTOTEL Casa Kuningan Tawarkan “Desk & Dine”

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren work from café dan pola kerja fleksibel terus berkembang di kalangan pekerja urban dan mahasiswa. Melihat… Read More

1 day ago

Jelang Libur Pertengahan Tahun, ARTOTEL Yogyakarta Tawarkan Paket “The Temple Tales”

YOGYAKARTA, WARTAEVENT.com — Momentum libur pertengahan tahun dimanfaatkan pelaku industri hospitality untuk menghadirkan pengalaman wisata yang lebih praktis dan terintegrasi.… Read More

1 day ago