WARTAEVENT.COM, Kab, Magetan – Belanja online saat ini sudah menjadi kebiasaan masyarakat. Rahmat Ika Pakih seorang paktisi wirausaha menjelaskan, belanja online adalah kegiatan pembelian barang atau jasa melalui media internet. Kegiatan ini bisa dilakukan di mana pun dan kapanpun asal ada jaringan internet.
Dalam belanja online, kita mengenali aplikasi atau platform yang digunakan untuk melakukan transaksi tersebut. Cari tahu dari sekian banyak pilihan aplikasi tersebut mana yang paling sesuai untuk Anda.
“Setiap orang pun memiliki preferensi yang berbeda dalam memilik tempat belanja online,” tutur Rahmat dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin (30/8/2021).
Rahmat memaparkan, terdapat tiga tempat atau platform yang sering digunakan untuk berbelanja online. Pertama, e-commerce yaitu website yang digunakan untuk menjual profuk-produk dari pemilik website. Kedua, marketplace yaitu website pihak ketiga yang bertindak sebagai perantara yang menghubungkan penjual dengan pembeli di internet. Ketiga, online shop yaitu bisnis yang fokus untuk melakukan penjualan di media sosial.
“Siapapun bisa belanja online selama ada jaringan internet. Kelebihannya produk dan layanan bervariasi. Kita bisa belanja barang yang ada di Magetan dari Jakarta. Jadi, mempersingkat rantai distribusi,” jelas Rahmat.
Di samping kelebihannya, e-commerce memiliki kekurangan. Salah satunya ialah rawan akan penipuan dan kejahatan digital. Oleh karena itu, Rahmat mengingatkan untuk selalu menjaga keamanan digital saat bertransaksi secara online.
Keamanan digital atau digital safety adalah kemampuan individu dalam mengenali, mempolakan, menganalisis dan meningkatkan kesadaran keamanan digital di kehidupan sehari-hari.
Ia memaparkan beberapa tips agar aman dalam belanja online atau melakukan transaksi online:
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin (30/8/2021) juga menghadirkan pembicara, Moh. Rizki Firdaus (Direktur Utama CV. Kreasi Anak Nusantara), Albiruni Haryo (Direktur Satwa Sehat Indonesia), Rival Harun Arrasid (Sekretaris Yayasan Bhakti Rikha Jatim Sjahtera Magetan), dan Mukhammad Kholil sebagai Key Opinion Leader.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.
Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.
MAKASSAR, WARTAEVENT.com — Extrajoss Ultimate kembali memperluas pendekatan lifestyle marketing dengan menghadirkan “Extrajoss Ultimate Takeover Makassar” di kawasan Jalan Jend.… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren personal color analysis semakin mendapat tempat di kalangan urban, terutama generasi muda yang menjadikan warna sebagai… Read More
SURABAYA, WARTAEVENT.com – Kota Surabaya kembali dipilih sebagai kota pembuka rangkaian roadshow nasional Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026. Pameran kopi… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Archipelago Hotels memperluas ekspansi bisnisnya di Sumatra dengan membuka fave+ hotel Lampung, pertengahan Mei 2026. Kehadiran hotel… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri automated retail di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan agresif seiring perubahan perilaku konsumen yang semakin mengutamakan kepraktisan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Tren makanan cepat saji dengan harga terjangkau semakin menjadi perhatian di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat urban.… Read More
Leave a Comment