wartaevent.com – Jakarta. Sebagai bagian dari unsur pentahelix dalam membangun dan mengembangkan pariwisata Indonesia, Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) dan para pengguna sosial media “enthusiasts” diharapkan dapat bersinergi untuk menggaungkan Indonesia Incorporated.
Hal ini disampaikan oleh Ukus Kuswara, Sekertaris Kementerian Pariwisata, pada hari Selasa, (30/04/2019) dalam ajang “Wonderfull Noon” yang mengangkat tema Share the Mantra of Sumatera Beneath The Sky of Jakarta di Graha CIMB Niaga, Jakarta.
Baca Juga : Ketua ASITA Imbau Anggotanya Go Digital
Dalam kesempatan tersebut, Ukus Kuswara, menegaskan, pengguna sosial media (sosmed) maupun ASITA merupakan bagian dari unsur pentahelix dalam memajukan pariwisata Indonesia. “Kita bertemu karena kita perlu menggaungkan semangat Indonesia Incorporated untuk membangun pariwisata. Yang membantu pariwisata maju dan semakin berkembang itu para pentahelix ABCGM,” ujarnya.
Melalui berbagai sinergi yang dapat dilakukan antara ASITA dan para media enthusiasts ini pariwisata diharapkan dapat berpotensi mendorong perekonomian masyarakat. “Saya berharap para influencer bisa bersinergi dengan ASITA karena mereka yang paling tahu destinasi-destinasi pariwisata. Potensi pariwisata yang luar biasa ini sangat terasa bila sama-sama kita bisa mendorong perekonomian bagi masyarakat,” ujar Ukus Kuswara.
Diikuti oleh para sosmed enthusiasts yang terdiri dari Blogger, Vlogger, dan YouTuber, serta anggota ASITA, Wonderful Noon mengajak para peserta bergembira, memperkenalkan serta mempromosikan berbagai kebijakan pariwisata khususnya pariwisata Sumatera secara digital.
Beberapa yang dipromosikan di antaranya wisata Cross Border, 10 destinasi Bali Baru, Nomadic tourism di Danau Toba, Badan Otoritas Danau Toba (BODT), dan salah satu dari lima pintu masuk terbesar untuk wisatawan asing.
Baca Juga : Berikut Enam Langkah Strategis untuk Mendorong Penerimaan Devisa Pariwisata 2019
Ukus Kuswara kembali menjelaskan, generasi milenial memiliki kekuatan berupa basis komunitas yang cukup penting di era industri digital 4.0 ini. “Diharapkan teman-teman selebgram yang memiliki kesempatan lebih besar untuk jalan-jalan dapat menyampaikan informasi pariwisata lewat digital,” ujar Ukus Kuswara.
Sementara itu, Guntur Sakti, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata, menambahkan, Wonderful Noon ini memperkenalkan para selebgram dengan industri yang sudah co-branding dengan Wonderful Indonesia.
Menurutnya, pariwisata berbasis digital merupakan instrumen yang baik untuk menarik minat kunjungan dan memobilisasi wisatawan milenial. Selain itu, industri juga bisa memanfaatkan para selebgram tersebut untuk berpromosi. [*]
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Pengalaman menginap di hotel tidak selalu harus mengikuti ritme perjalanan yang serba cepat. Janévalla Bandung menawarkan pendekatan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Merayakan batik tidak selalu harus melalui busana. Di Novotel Jakarta Cikini, peringatan Hari Batik Nasional tahun ini… Read More
CIBUBUR, WARTAEVENT.com — Seni kontemporer kembali hadir di ruang publik Cibubur melalui Immanence, pameran tunggal seniman Yahya Rifandaru di ARTOTEL… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Bursa pariwisata internasional TTC Travel Mart yang diselenggarakan oleh TTC Indonesia tahun ini kembali diselenggarakan. Kota Jakarta,… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Batik tidak lagi terbatas pada busana formal. Di Sentul City, warisan budaya Indonesia tersebut hadir dalam aktivitas… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Pengenalan batik kepada generasi muda tidak selalu harus berlangsung dalam ruang belajar formal. The Alana Hotel Sentul… Read More
Leave a Comment