JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kegelisahan terhadap kerusakan lingkungan dan ancaman bencana alam menjadi pesan yang semakin kuat dalam karya seni rupa. Isu tersebut diangkat dalam pameran Art for Peace and a Better Future: Collaboration di Galeri Emiria Soenassa dan Oesman Effendi, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.
Diinisiasi SBY Art Community (SAC), pameran tersebut menjadi agenda kedua komunitas dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-499 DKI Jakarta. Pameran berlangsung hingga 30 Agustus 2026 dengan mengangkat isu perdamaian dan lingkungan sebagai gagasan utama.
Baca Juga : Goresan Kuas SBY Art Community Hadirkan Diplomasi Perdamaian di Ruang Publik
Salah satu karya yang menarik perhatian adalah Greener World, No More Choice karya Akbar Linggaprana. Lukisan acrylic on canvas berukuran 200 x 300 sentimeter itu menghadirkan lanskap surealis yang mempertemukan hutan dan lautan dalam satu ruang visual.

Seekor ikan berukuran besar yang tampak keluar dari habitatnya menjadi simbol terganggunya keseimbangan ekosistem.
Sementara pepohonan gersang, vegetasi dengan warna kontras, dan atmosfer yang penuh ketegangan menggambarkan ancaman kerusakan lingkungan akibat penebangan liar, pemanasan global, serta polusi industri.
Baca Juga : Pameran Seni Kontemporer: Angkat Ruang Refleksi di Jakarta
Bagi Akbar, lukisan tersebut menjadi medium untuk menyampaikan kegelisahan terhadap kondisi alam yang semakin sulit diabaikan.











