TANGERANG, WARTAEVENT.com – Film tak hanya berhenti sebagai tontonan di layar. Di PIK 2, film menjadi pintu masuk untuk mempertemukan cerita, komunitas, industri kreatif, dan pengalaman destinasi melalui By the River Film Festival Vol. 3.
Digelar Township Operation PIK 2 – Agung Sedayu Group pada Sabtu, 29 Agustus 2026 di Kopi Nako Daur Baur, Greenbelt PIK 2, festival edisi ketiga ini mengusung tema “Connecting Stories, Communities, and Experiences.”
Baca Juga : Jakarta Film Week Buka Submisi Pitching Forum dan Producers Lab
Rangkaian kegiatan menghadirkan pemutaran On Ira (Bon Voyage, Marie) dari Institut Français d’Indonésie dan Losmen Bu Broto dari Paragon Pictures. Pemutaran film kemudian dilanjutkan dengan Movie Talk yang membahas proses kreatif sekaligus hubungan antara film, komunitas, dan destinasi.

Salah satu sesi utama menghadirkan Pandu Birantoro, Film Producer Paragon Pictures; Fenny Maria, Tourism Development Center Deputy Division Head Agung Sedayu Group; serta Nugroho Adi Putranto, Township Operation Deputy Division Head PIK 2.
Dalam sesi Behind the Film: Bringing Stories to the Screen, Pandu membagikan proses produksi Losmen Bu Broto. Pembahasan mencakup pengembangan cerita, penerjemahan karakter ke dalam elemen visual, hingga kolaborasi produser, sutradara, penulis, pemain, dan kru.
Baca Juga : Kolaborasi Mahasiswa dan Komunitas Dorong Literasi Perfilman Generasi Muda
Proses kreatif tersebut juga memperlihatkan bagaimana latar, tata artistik, kostum, sinematografi, akting, musik, hingga detail produksi berperan membangun koneksi emosional dengan penonton.
Dari perspektif destinasi, Fenny Maria melihat film dan karya kreatif memiliki potensi untuk memperkenalkan sebuah kawasan secara lebih luas. “Sebuah destinasi tidak hanya dibangun dari tempat yang dapat dikunjungi, tetapi juga dari aktivitas, pengalaman, dan interaksi yang terjadi di dalamnya,” ujar Fenny.











