Halal Indo 2026 Perluas Akses Produk dan Industri Halal

Halal Indo 2026 menghadirkan bisnis, edukasi, modest fashion, wisata halal, promo, dan aktivitas interaktif di ICE BSD.

TANGERANG, WARTAEVENT.com — Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) 2026 memasuki hari kedua dengan mempertemukan pelaku industri, konsumen, dan komunitas melalui agenda bisnis, edukasi, hingga aktivitas gaya hidup halal.

Berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City pada 24–27 September 2026, pameran ini menghadirkan berbagai produk dan layanan, mulai dari modest fashion, kosmetik, makanan hingga perjalanan ibadah.

Read More

Project Manager Halal Indo 2026, Ismi Puspita, mengatakan penyelenggaraan pameran diarahkan untuk mempertemukan kebutuhan pengembangan industri dengan aktivitas masyarakat.

“Sebagai penyelenggara, kami ingin setiap kunjungan ke Halal Indo memberikan manfaat yang nyata. Pelaku usaha dapat memperkenalkan produk dan membangun jejaring, sementara masyarakat dapat menemukan produk, mendapatkan wawasan baru, serta menikmati berbagai aktivitas dalam satu kunjungan,” ujar Ismi.

Agenda hari kedua mengangkat sejumlah isu mengenai penguatan industri halal. Sesi From Halal to Global: Strategi Brand untuk Bertahan dan Berkembang membahas strategi merek dalam memasuki pasar global bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Eko S.A. Cahyanto.

Baca Juga :  ASPERAPI Meluncurkan Kembali Pameran INDES 2024, Etalase Besar Industri MICE Tanah Air untuk Pemerintah Baru

Sementara itu, topik Halal Tourism Without Borders: Innovation for the Global menghadirkan Nia Adriana dari UI Halal Center dan pendiri Serumpun Travel, Rizal Agustin. Pembahasan lainnya mencakup sinergi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan halal serta pengembangan produk dalam negeri.

Dari sektor fesyen, sesi Beyond Modest: Redefining Fashion for a New Generation menghadirkan Miftahul Jannah, Creative Director Buttonscarves & Benang Jarum.

Agenda tersebut sejalan dengan pesan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam pembukaan Halal Indo dan Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026, Kamis (24/9/2026).

“Industri halal Indonesia tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban sertifikasi, tetapi tumbuh menjadi kekuatan industri yang menciptakan nilai tambah, memperluas pasar, dan mampu bersaing di tingkat global,” kata Agus.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *