Starbucks Salurkan Hibah Rp800 Juta untuk Tiga Organisasi di Indonesia

Starbucks menyalurkan hibah Rp800 juta untuk GERKATIN, ISCO, dan PJI guna mendukung kesehatan mental, pemuda, dan kewirausahaan di Indonesia.

JAKARTA, WARTAEVENT.com — PT Sari Coffee Indonesia (SCI), pemegang lisensi dan operator Starbucks di Indonesia, menominasikan tiga organisasi lokal untuk menerima dana hibah senilai total US$50.000 atau sekitar Rp800 juta melalui program Global Community Impact Grants (GCIG) dari The Starbucks Foundation.

Tiga organisasi penerima dukungan tersebut adalah Gerakan Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (GERKATIN), Indonesian Street Children Organization (ISCO), dan Prestasi Junior Indonesia (PJI). Program ini ditujukan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat melalui inisiatif yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

Read More

Selain bantuan pendanaan, karyawan Starbucks atau partners di Indonesia akan terlibat sebagai relawan dengan menyumbangkan waktu dan keterampilan untuk mendukung berbagai program. Fokus kegiatannya meliputi kesehatan mental, pemberdayaan generasi muda, kewirausahaan, dan inklusivitas.

Senior General Manager Corporate PR & Communications PT Sari Coffee Indonesia, Avolina Raharjanti, mengatakan kolaborasi dengan organisasi lokal menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menciptakan perubahan yang bermakna dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Merdeka Rasa Nusantara: Starbucks Luncurkan Tumbler & Bearista Figurine Spesial Indonesia

Menurut Avolina, dukungan tidak hanya diberikan melalui pendanaan, tetapi juga keterlibatan langsung karyawan dalam kegiatan kerelawanan bersama mitra lokal.

“Dengan menggabungkan dukungan finansial dan semangat volunteerism para partners, kami berharap dapat memperluas dampak kami dan memberikan kontribusi positif bagi komunitas yang dengan bangga kami layani,” ujarnya.

Melalui program ini, GERKATIN akan memperkuat dukungan kesehatan mental berbasis komunitas bagi 50 anggota komunitas Tuli di Jakarta dan Aceh. Kegiatannya mencakup penyediaan sumber daya Psychological First Aid yang mudah diakses, pelatihan bagi pemimpin komunitas, serta kolaborasi dengan tenaga profesional kesehatan mental.

Sementara itu, ISCO akan membekali generasi muda dari kelompok rentan di Jakarta, Medan, dan Surabaya dengan keterampilan kesiapan kerja, literasi keuangan, serta kewirausahaan. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan karier dan ketahanan ekonomi peserta.

Adapun PJI akan memberikan pelatihan kewirausahaan praktis kepada 460 siswa di berbagai wilayah Indonesia. Peserta akan mendapatkan pengalaman langsung untuk membangun kepercayaan diri, mengembangkan peluang pendapatan, serta mengenal kesempatan kerja dan usaha pada masa mendatang.

Baca Juga :  Aksi Cepat Starbucks Bali Setelah Banjir Terjang Tiga Kabupaten

Executive Director ISCO Foundation, Julinda Dewi Simbolon, mengatakan dukungan The Starbucks Foundation melalui program Youth Arise telah membuka kesempatan bagi generasi muda untuk menerapkan pengetahuan dalam kegiatan praktis.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *