I Wayan Adi Karnawa menambahkan, tantangan bagi anak dan remaja di era digital sekarang ini memang tidak mudah. Hampir semua orang dapat mengakses internet dengan gampang. Bahkan, tak jarang ada anak atau remaja yang lebih mahir menggunakan internet ketimbang orang tua mereka.
Sementara di sisi lain, anak-anak atau remaja tersebut kurang paham atau tidak paham sama sekali mengenai aturan hukum di ruang digital maupun risikonya. “Tidak ada aturan khusus mengenai penggunaan internet, anak-anak pun, bebas menggunakannya. Apalagi, anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang besar,” katanya.
Baca Juga : Agar Bisnis Kalian Sukses, UMKM Wajib Bertransformasi Digital
Anak-anak juga perlu diberi batasan penggunaan internet serta mendapat penjelasan mengenai dampak buruk atau bahaya dari dunia digital. “Ajarkan literasi digital sejak dini pada anak-anak. Jangan lupa untuk mengaktifkan software parental control untuk memblokir situs berbahaya,” ucapnya.
Sementara itu, Ressa Ria memberikan tips bagaimana memastikan keamanan digital selama menggunakan media sosial. Menurut dia, komunikasi terbuka antara orangtua dan anak sangat penting. Dalam hal ini, perlu dibangun komunikasi terbuka dengan anak tentang keamanan digital.
Baca Juga : Jangan Hanya Judul, Kenali Isi Berita agar Tak Termakan Hoaks
“Tetapkan batasan waktu dan aturan penggunaan: Tetapkan batasan waktu yang wajar untuk penggunaan gadget dan internet oleh anak-anak. Buat aturan yang jelas tentang kapan dan di mana mereka dapat menggunakan perangkat tersebut,” katanya.
Ressa melanjutkan, anak perlu diajarkan tentang privasi online. Dorong mereka untuk tidak memberikan informasi pribadi, seperti nama lengkap, alamat, atau nomor telepon di dunia maya atau di media sosial. Mereka juga perlu diedukasi mengenai keamanan digital, termasuk risiko dan ancaman bahaya di balik penggunaan internet, termasuk di dunia media sosial.
Baca Juga : Waspadai Penipuan di Whatsapp, Berikut Cara Mengatasinya
Workshop Literasi Digital ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi. [*]
Page: 1 2
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Memasuki penyelenggaraan ke-11, The Papandayan Jazz Fest (TPJF) 2026 yang mengangkat tema “Sound to the Soul” mempertemukan… Read More
BALI, WARTAEVENT.com — Perkembangan kedokteran regeneratif dan estetika medis akan menjadi perhatian dalam Meet the Masters in Bali 2026 yang… Read More
SINGAPURA, WARTAEVENT.com – Musim balap di Singapura tahun ini tidak hanya berlangsung di lintasan. Marina Bay Sands memperluas pengalaman Formula… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kementerian Pariwisata memperkuat pemasaran pariwisata berbasis pengalaman untuk meningkatkan kualitas perjalanan wisatawan sekaligus memperluas manfaat pariwisata bagi… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Dafam Express Jaksa Jakarta merayakan hari jadi ke-7 pada (24/9/2026). Perayaan tersebut menjadi momentum bagi hotel bergaya… Read More
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Krispy Kreme Indonesia memperluas jangkauannya dengan membuka gerai terbaru di Paskal23 Shopping Center, Lantai 3, Bandung. Kehadiran… Read More
Leave a Comment