Tahukah kalia, di balik sifat praktisnya, kopi dalam kapsul menyimpan ancaman besar bagi lingkungan. Pasalnya, mayoritas kopi dalam kapsul yang tersedia di pasaran saat ini dikemas dalam kapsul yang terbuat dari plastik atau aluminium.
Baca Juga : Begini Perbandingan Konsumsi Kopi dan Soft Drink
Dua material tersebut menjadi musuh utama alam karena sifatnya yang tak dapat diurai secara alami. Keduanya membutuhkan waktu antara 150 hingga 500 tahun untuk terurai dengan sempurna.
Tiap tahunnya, kurang lebih sekitar 56 miliar kapsul kopi berakhir di tempat pembuangan sampah. Angka tersebut bukan prestasi yang baik terutama bagi konsumen yang berupaya mengurangi carbon footprint.
Baca Juga : Membangun Literasi Kopi Daerah dari Teras Hotel
Chris Beacley, pendiri Boca Espresso mengungkapkan, Boca Espresso yang didirikan pada tahun 2017 ini fokus menyediakan kopi kapsul ramah lingkungan yang dibuat di Indonesia serta menggunakan biji kopi asli Indonesia.
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Memasuki penyelenggaraan ke-11, The Papandayan Jazz Fest (TPJF) 2026 yang mengangkat tema “Sound to the Soul” mempertemukan… Read More
BALI, WARTAEVENT.com — Perkembangan kedokteran regeneratif dan estetika medis akan menjadi perhatian dalam Meet the Masters in Bali 2026 yang… Read More
SINGAPURA, WARTAEVENT.com – Musim balap di Singapura tahun ini tidak hanya berlangsung di lintasan. Marina Bay Sands memperluas pengalaman Formula… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kementerian Pariwisata memperkuat pemasaran pariwisata berbasis pengalaman untuk meningkatkan kualitas perjalanan wisatawan sekaligus memperluas manfaat pariwisata bagi… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Dafam Express Jaksa Jakarta merayakan hari jadi ke-7 pada (24/9/2026). Perayaan tersebut menjadi momentum bagi hotel bergaya… Read More
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Krispy Kreme Indonesia memperluas jangkauannya dengan membuka gerai terbaru di Paskal23 Shopping Center, Lantai 3, Bandung. Kehadiran… Read More
Leave a Comment