Categories: News

Dewan Pers Mediasi Perkara Somasi Fotografer Aryono H Djati Kepada 9 Media Siber

Wartaevent.com, Jakarta- Somasi Fotografer senior Aryono Huboyo Djati beberapa bulan lalu sampai juga ditangan Dewan Pers. Somasi yang dilayangkan kepada 9 (Sembilan) media siber lantaran diduga telah melanggar Pasal 112 dan Pasal 113 (Ayat 2 dan 3) Undang Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Terkait dengan pemuatan sebuah potret almarhum Tino Saroengalo dalam pemberitaan yang merupakan milik karya Aryono Huboyo Djati, demikian hal tersebut dikemukakan Paulus Irawan, SH dari Law Office Pangka & Syndicate, saat mendampingi kliennya ke Dewan Pers.

Lanjut Iwan, kesembilan media itu adalah Grid.id, Tribunnews.com, Detik.com, MetroTVnews.com, MataMata.com, Poliklitik.com, KapanLagi.com, Medcom dan Merdeka.com.  Kini Aryono dan beberapa perwakilan dari sembilan media massa ini dipanggil Dewan Pers untuk melakukan mediasi pada Selasa (25/9).

Pengacara Iwan Panka

“Langkah mediasi ini untuk menentukan apakah ke-9 media Siber ini melanggar kode etik jurnalistik. Untuk soal gugatan hak ekonomi, Dewan Pers menyarankan untuk diselesaikan di luar,” ujar Paulus Irawan yang kerap disapa Iwan Pangka, Selasa (25/9).

Dijelaskan Iwan lebih lanjut, penggunaan foto hasil karya kliennya yang tanpa izin ini telah melanggar Pasal 112 dan 113 ayat 2 dan 3 Undang-undang (UU) 28/2014 tentang Hak Kekakayaan Intelektual (HAKI).

Bahkan sikap Aryono yang mengajukan ke Dewan Pers ini menuai simpati dari sutradara Angga Dwimas Sasongko dan musisi Viky Sianipar ketika sidang mediasi di Dewan Pers berlangsung.

“Menurut pandangan saya sebagai sesama kreator, harus ada kasus (gugatan) seperti ini. Ada sebuah benchmark. Di kasus ini bisa dilihat berapa valuasi sebuah foto,” tandas sutradara film ‘Wiro Sableng’ ini.

Ia melihat, hak cipta tak hanya melindungi karya yang dibuatnya. Namun juga melindungi nilai ekonomi yang ada di dalamnya serta pengembangan dari karya tersebut yang juga menguntungkan pihak lain.

Sedangkan Viky Sianipar selaku musisi melihat pelanggaran terhadap HAKI di dunia musik tanah air sudah sangat parah. Banyak hasil karya musisi kita dipakai sebagai background sound acara televisi atau infotainment tanpa izin. Pelanggaran itu sudah berjamaah, jadi keliatannya halal-halal saja. Ia prihatin menyoroti sistem pengaduan atas pelanggaran HAKI yang masih bertele-tele.

“Kalau saja sistem pengaduan itu simpel, maka kreator atau musisi akan banyak yang melaporkan. Tapi kalau ribet, mereka lebih baik berkarya saja,” papar Viky.

Perlu diketahui Tino Saroengallo adalah jurnalis, aktor, dan sutradara senior Indonesia, yang wafat 27 Juli 2018, Pk. 09.10 WIB lalu. Meninggalnya Tino mendapat pemberitaan luas media-media di Indonesia. Dalam pemberitaan akan kematian Tino itulah kedelapan media tersebut menggunakan karya foto Aryono tanpa meminta ijin.

Potret itu dibidik tahun 2016, atas permintaan Tino sendiri untuk buku yang tengah dipersiapkannya , namun baru disiarkan lewat akun lnstagram matajeli sesaat setelah kabar duka almarhum Tino sampai ke telinga Aryono.

wartaeventadmin

Leave a Comment

Recent Posts

Extrajoss Ultimate Takeover Makassar Hidupkan Eneri Komunitas Anak Muda

MAKASSAR, WARTAEVENT.com — Extrajoss Ultimate kembali memperluas pendekatan lifestyle marketing dengan menghadirkan “Extrajoss Ultimate Takeover Makassar” di kawasan Jalan Jend.… Read More

7 hours ago

Kolaborasi dengan KAO, ARTOTEL Harmoni Gelar Event Color Me Confident

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren personal color analysis semakin mendapat tempat di kalangan urban, terutama generasi muda yang menjadikan warna sebagai… Read More

9 hours ago

Pameran ICX 2026 Surabaya Hadirkan Kompetisi Kopi dan Aktivitas Interaktif Nasional

SURABAYA, WARTAEVENT.com – Kota Surabaya kembali dipilih sebagai kota pembuka rangkaian roadshow nasional Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026. Pameran kopi… Read More

2 days ago

fave+ Hotel Lampung Bidik Wisatawan Urban dan Bisnis Sumatra

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Archipelago Hotels memperluas ekspansi bisnisnya di Sumatra dengan membuka fave+ hotel Lampung, pertengahan Mei 2026. Kehadiran hotel… Read More

2 days ago

JumpStart Perluas Vending Machine AI Lewat Investasi Baru Jepang

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri automated retail di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan agresif seiring perubahan perilaku konsumen yang semakin mengutamakan kepraktisan… Read More

3 days ago

Subway Hadirkan SubSavers Untuk Konsumen Urban Lebih Hemat

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Tren makanan cepat saji dengan harga terjangkau semakin menjadi perhatian di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat urban.… Read More

3 days ago