Dinding taman setinggi 13 meter di lobi yang dibuat oleh FDAT, menampilkan elemen abstrak seperti awan dan pegunungan, sehingga menyerupai karya lukisan pemandangan khas Tiongkok.
Lobi hotel dihiasi dua patung filsuf Tiongkok yaitu Li Bai dan Konfusius yang berukuran besar dan diperbuat daripada kayu cendana. Kedua patung ini dibuat pematung kontemporer ternama yang berasal dari Taiwan iaitu Ju Ming pada era 1980-an.
Baca Juga : G20 Mengadopsi Deklarasi Kebudayaan untuk Kali Pertamanya
Hotel ini memiliki lebih dari 2,400 tanaman, pohon, alang-alang, dan rumput yang terdiri lebih daripada 60 varietas. Desain lanskap di hotel ini menyatukan berbagai tanaman dengan interior hotel yang menciptakan suasana kehijauan hutan yang asri dan indah.
Pengunjung dapat berjalan-jalan di Skybridge dan menyusuri jalur di atas kanopi hutan, dikelilingi sederet paviliun yang menyerupai sarang burung di pucuk pepohonan.
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Hotel Aloft Surabaya Pakuwon City bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menghadirkan ITS Innovation Experience pada 22–24… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Di tengah derasnya arus modernisasi dan budaya global, Dafam Express Jaksa Jakarta menghadirkan program “Kamis Betawi” sebagai… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren industri beauty dan lifestyle yang terus tumbuh dimanfaatkan G! Market 2026 dengan menghadirkan pameran berbasis pengalaman… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) membawa pendekatan lifestyle experience dalam perayaan “Grey Days 2026” melalui kehadiran… Read More
BALI, WARTAEVENT.com - Nuanu Creative City memperkenalkan Nuanu Park, taman publik seluas 1,6 hektare yang disiapkan sebagai pintu masuk utama… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com - Indonesia Business Event Mart resmi diperkenalkan sebagai ajang business events pertama di Indonesia yang difokuskan untuk memperkuat… Read More
Leave a Comment