Struktur ikonis dari hotel ini telah dipertahankan sepanjang renovasi yang mengambil masa selama sembilan bulan. Hal ini mencegah emisi lebih dari 51,300 karbondioksida dalam proses konstruksi.
Ini artinya, setara dengan menebang 8.7 juta pohon atau menghancurkan satu daerah dengan luas yang melampaui seluruh cagar alam di Singapura.
Baca Juga : Di Konvensi Eco Forum Global, China Tegaskan Telah Menuju Peradaban Ekologi
Urban Farm yang terdapat di hotel ini, dapat menamam lebih dari 60 jenis buah-buahan, sayur-sayuran, herbal, dan bunga yang dapat dimakan. Urban Farm ini pun menjadi dasar dari konsep farm-to-table di berbagai restoran, bar, dan spa di hotel tersebut.
Skyline di hotel ini terdiri dari berbagai fasilitas, termasuk Collection Club Lounge, Skyline Bar, The Green Space—ruang terbuka multifungsi yang menghadap garis langit kota Singapura dan Marina Bay. [*]
JAKARTA, WARTAEVENT.com - Hanwha Life Indonesia memperkuat transformasi digital industri asuransi dengan meluncurkan Artificial Intelligence Financial Advisor (AI FA), solusi… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman menginap bertema eksplorasi antariksa melalui program “A Starry Room In… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – ARTOTEL Gelora Senayan Jakarta merayakan ulang tahun keduanya melalui tema “GELORAFIED: The Continuum of the Second Chapter”,… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – New Balance kembali menghadirkan perayaan tahunan Grey Days 2026 sebagai bentuk apresiasi terhadap warna grey yang telah… Read More
SERANG, WARTAEVENT.com – Accor memperkuat ekspansi bisnis resort di Indonesia melalui pembukaan Mövenpick Resort Carita yang menjadi properti Mövenpick kelima… Read More
SERANG, WARTAEVENT.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Yandri Susanto mendorong pengembangan desa wisata di kawasan Anyer-Carita sebagai… Read More
Leave a Comment