Site icon WARTAEVENT.COM

Fakta Menarik Dibalik Renovasi Hotel dengan Investasi Senilai S$45 Juta

PARKROYAL COLLECTION Marina Bay, Singapura

WARTAEVENT.com – Singapura. Setelah renovasi dengan nilai investasi mencapai S$45 juta, Parkroyal Collection Marina Bay, dimiliki Pan Pacific Hotels Group, kini bertransformasi menjadi Garden-in-a-Hotel yang pertama di Singapura. 

Melvin Lim, General Manager, Parkroyal Collection Marina Bay, berkongsi, ” Parkroyal Collection mengutamakan kelestarian alam dan gaya hidup bertanggung jawab, mempromosikan arsitektur dan desain ikonis, serta mempriostasikan kesehatan dan gaya hidup kesehatan.

Baca Juga : 3 Setrategi MICE di Singapura Mulai Digerakan

Guna mewujudkan prinsip-prinsip tersebut dan membuat berbagai inisiatif serta pencapaian. Berikut ini fakta-fakta menarik dibalik nilai investasi tersebut.

Desain Ikonis

Arsitek neo-futuristik John Portman mendesain fasilitas yang bernama Atrium Skylit dengan kapasitas 21 lantai dan menjadi ruangan terbesar di Asia Tenggara untuk saat ini. 

Baca Juga : Tujuh Destinasi MICE Dipromosikan di ITB Asia 2019

Orchidea, ukiran bunga gantung di Atrium, dibuat seorang pematung terkemuka asal Amerika yang dikenal luas atas karya wire sculptor, Richard Lippold, pada 1986. Beberapa orang menyebut karya ini seperti curahan koin yang jatuh ke tangan, dan mencerminkan kemewahan dari hotel ini. 

Dinding taman setinggi 13 meter di lobi yang dibuat oleh FDAT, menampilkan elemen abstrak seperti awan dan pegunungan, sehingga menyerupai karya lukisan pemandangan khas Tiongkok. 

Lobi hotel dihiasi dua patung filsuf Tiongkok yaitu Li Bai dan Konfusius yang berukuran besar dan diperbuat daripada kayu cendana. Kedua patung ini dibuat pematung kontemporer ternama yang berasal dari Taiwan iaitu Ju Ming pada era 1980-an.

Baca Juga : G20 Mengadopsi Deklarasi Kebudayaan untuk Kali Pertamanya

Hotel ini memiliki lebih dari 2,400 tanaman, pohon, alang-alang, dan rumput yang terdiri lebih daripada 60 varietas. Desain lanskap di hotel ini menyatukan berbagai tanaman dengan interior hotel yang menciptakan suasana kehijauan hutan yang asri dan indah. 

Pengunjung dapat berjalan-jalan di Skybridge dan menyusuri jalur di atas kanopi hutan, dikelilingi sederet paviliun yang menyerupai sarang burung di pucuk pepohonan.

Kelestarian Lingkungan

Struktur ikonis dari hotel ini telah dipertahankan sepanjang renovasi yang mengambil masa selama sembilan bulan. Hal ini mencegah emisi lebih dari 51,300 karbondioksida dalam proses konstruksi.

Ini artinya, setara dengan menebang 8.7 juta pohon atau menghancurkan satu daerah dengan luas yang melampaui seluruh cagar alam di Singapura. 

Baca Juga : Di Konvensi Eco Forum Global, China Tegaskan Telah Menuju Peradaban Ekologi

Urban Farm yang terdapat di hotel ini, dapat menamam lebih dari 60 jenis buah-buahan, sayur-sayuran, herbal, dan bunga yang dapat dimakan. Urban Farm ini pun menjadi dasar dari konsep farm-to-table di berbagai restoran, bar, dan spa di hotel tersebut.

Kesehatan dan Gaya Hidup

Skyline di hotel ini terdiri dari berbagai fasilitas, termasuk Collection Club Lounge, Skyline Bar, The Green Space—ruang terbuka multifungsi yang menghadap garis langit kota Singapura dan Marina Bay. [*]

Exit mobile version