wartaevent.com – Jakarta. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan memperkuat kerja sama promosi di sektor ekonomi kreatif dengan Filipina.
Frans Teguh , Plt. Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf saat webinar bertajuk “Promoting Indonesia and The Philipines Cooperation in Creative Economy in the ‘New Normal’, Rabu (22/7/2020) kemarin mengatakan, Covid-19 telah mengguncang hampir semua negara secara global.
Baca Juga : Indonesia-Malaysia Bangun Kerja Sama Kembangkan Pariwisata Akibat Pandemi Covid-19
Industri kreatif yang dikenal sebagai sektor yang sangat fleksibel dan telah terbukti mampu bertahan dari beberapa krisis ekonomi, saat ini juga ikut terdampak.
“Mengingat semua tantangan dan peluang dari situasi saat ini dan seterusnya, webinar ini dilakukan untuk mengeksplorasi potensi kerja sama ekonomi kreatif antara Indonesia dan Filipina, yang telah dibahas oleh kedua negara sejak 2019,” kata Frans Teguh.
Paolo Mercado, President and Founder of Creative Economy Council of the Philippines mengatakan, Filipina memiliki peta jalan ekonomi kreatif yang diusulkan oleh the Creative Economy Council of the Philippines (CECP).
Filipina menargetkan dapat menjadi negara yang unggul di bidang ekonomi kreatif baik secara kuantitas dan kualitas di Asia Tenggara pada 2030. Periklanan, film, animasi, game development, dan desain akan menjadi lima sektor utama yang akan dijadikan penggerak utama ekonomi kreatif di Filipina.
Baca Juga : Penelitian GCET Menunjukan Kekuatan Dukungan Sektor Pariwisata
“Salah satu kekuatan dari ekonomi kreatif Filipina adalah sumber daya manusia. Indonesia adalah negara potensial untuk bekerja sama dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif,” kata Paolo Mercado.
Sementara Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Manila R. Kusuma Pradopo mengatakan, industri kreatif membutuhkan ekosistem yang kondusif sehingga produk lokal dapat menjadi pemimpin di pasar mereka sendiri dan pada akhirnya menempati pangsa yang adil di pasar global.
Kerja sama ini akan meningkatkan peluang untuk peningkatan dan perluasan kemampuan bagi para pemain di industri kreatif di Indonesia juga Filipina. [*]
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Pengalaman menginap di hotel tidak selalu harus mengikuti ritme perjalanan yang serba cepat. Janévalla Bandung menawarkan pendekatan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Merayakan batik tidak selalu harus melalui busana. Di Novotel Jakarta Cikini, peringatan Hari Batik Nasional tahun ini… Read More
CIBUBUR, WARTAEVENT.com — Seni kontemporer kembali hadir di ruang publik Cibubur melalui Immanence, pameran tunggal seniman Yahya Rifandaru di ARTOTEL… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Bursa pariwisata internasional TTC Travel Mart yang diselenggarakan oleh TTC Indonesia tahun ini kembali diselenggarakan. Kota Jakarta,… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Batik tidak lagi terbatas pada busana formal. Di Sentul City, warisan budaya Indonesia tersebut hadir dalam aktivitas… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Pengenalan batik kepada generasi muda tidak selalu harus berlangsung dalam ruang belajar formal. The Alana Hotel Sentul… Read More
Leave a Comment