Tidak hanya menawarkan fasilitas, Janévalla Bandung juga membawa karakter lokal melalui desain interior dan identitas hotel. Konsep desainnya terinspirasi dari tari Jaipong, kesenian khas Jawa Barat yang memiliki karakter gerak dinamis dan ekspresif.
Inspirasi tersebut diterjemahkan ke dalam elemen ruang dan identitas hotel dengan pendekatan modern. Perpaduan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman menginap yang tetap memiliki keterkaitan dengan karakter destinasi.
General Manager Janévalla Bandung, Ida Bagus Anggarama, Rabu, (7/10/2026), mengatakan 24 Hour Stay dirancang bukan semata-mata untuk memperpanjang waktu penggunaan kamar. “Bagi kami, 24 Hour Stay bukan hanya tentang durasi menginap, tetapi tentang memberikan keleluasaan bagi setiap tamu untuk menikmati Bandung dengan ritme mereka sendiri,” ujar Ida.

Menurut dia, tamu memiliki cara berbeda dalam memanfaatkan waktu selama menginap. Ada yang memilih mengeksplorasi kota, menikmati fasilitas hotel, maupun menggunakan waktu tersebut untuk beristirahat dari rutinitas.
“Kami ingin setiap tamu memiliki kebebasan untuk menentukan seperti apa 24 jam yang bermakna bagi mereka,” katanya.
Melalui konsep tersebut, Janévalla Bandung menempatkan fleksibilitas waktu sebagai bagian dari pengalaman hospitality. Tamu tidak hanya mendapatkan kamar untuk bermalam, tetapi juga kesempatan mengatur sendiri ritme perjalanan selama berada di Bandung. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim
- Photo : Dok. Janévalla Bandung











